Kaum Muda Muslim Hendaknya Bangun Karakter Moderat

SUKABUMI, MENARA62.COM-Kaum muda Muslim hendaknya membangun karakter beragama yang moderat (washatiyyah). Karakter moderat itu, karakter yang autentik dari sisi pikir, zikir dan amal.

“Autentisitas beragama itu ditandai dengan kekukuhan pada tauhid, taat menjalankan ibadah wajib dan sunnah, bermasyarakat dengan baik dan menebar manfaat dengan berbagai amal usahanya, toleran kepada agama lain, memiliki integritas, terbuka dengan kebenaran,  mengembangkan ilmu pengetahuan untuk masa depan kemanusiaan dan menjauhi jalan kekerasan,” ujar Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Iu Rusliana, ketika membeirkan arahan pada Musyawarah Daerah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukabumi di Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kota Sukabumi, Sabtu (7/1/2017).

“Dalam suasana keberagamaan yang menjurus ke arah konflik di antara kelompok radikal dan liberal, jalan moderat jadi solusinya. Moderat itu bukan berarti tidak bersikap. Lembut dan berdamai dengan siapapun, namun tetap waspada dan tegas, bahkan siap berjuang dengan nyawa bilamana terjadi invasi dan aneksasi pada kedaulatan negeri ini,” tegas Iu Rusliana.

Untuk menjadi Muslim sejati, menurut Iu Rusliana, Alquran dan sunnah sebagai panduan utama. Selain itu, pelajari dan jalankan pedoman ber-Muhammadiyah seperti dalam Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup, Pedoman Hidup Islami dan panduan lainnya yang telah diputuskan organisasi. (Hadi Muhamad Rizal)