PP Aisyiyah Gelar Training of Trainer Kebencanaan di Jakarta

JAKARTA, MENARA62.COM–PP Aisyiyah Gelar training of trainer (TOT) kebencanaan di Jakarta, Jumat (27/1/2017). Kegiatan yang akan dilakukan hingga Minggu (29/1/2017) itu dilakukan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jakarta.

Penanganan kebencanaan di Indonesia penting dilakukan mengingat kondisi negara kita yang secara geografis berada pada pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang merupakan jalur gempa. Indonesia memiliki 140 gunung merapi yang aktif, iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi, kepadatan penduduk, dan sebagainaya. Kondisi ini yang mengakibatkan Indonesia sangat berpotensi sekaligus rawan bencana, baik itu disebabkan faktor alam, non alam, terutama faktor manusia.

Dengan latar belakang inilah, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah (LLHPB PPA) memandang masalah bencana yang kini datang silih berganti. Keadaan ini, tidak cukup hanya ditangani oleh pemerintah, tapi juga perlu peran serta dari masyarakat, dan sebagai bagian dari masyarakat, Aisyiyah ikut terpanggil.

Menurut ketua panitia TOT, Erni Juliana, tujuan kegiatan ini agar peran aktif Aisyiyah dalam kerja-kerja kemanusiaan yang berkualitas dan akuntabel, dilandasi dengan ilmu tentang cara-cara penanggulangan bencara secara tepat. “Jangan sampai terjadi, niatnya membantu malah menimbulkan bencana baru, maksudnya ingin menolong malah harus ditolong,” kata Erni.

Dengan bermodal keinginan yang kuat untuk kerja-kerja kemanusiaan yang berkualitas dan akuntabel inilah LLHPB PPA bertekad mengadakan kegiatan ini. Walaupun dengan persiapan hanya kurang lebih satu bulan, dan rapat-rapatnya pun lebih banyak di WA, kita berharap acara ini sukses dan memberi manfaat yang besar bagi kita semua.

Peserta TOT terdiri dati utusan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) dari seluruh Indonesia.¬†Masing-masing Pimpinan Wilayah Aisyiyah diminta mengirimkan dua orang delegasi. “Yang paling banyak dari PWA Sulawesi Tengah, dengan mengirimkan empat orang delegasi. Dan tentu saja sebagai tuan rumah DKI Jakarta juga tidak mau ketinggalan mengirimkan empat orang delegasi,” ujar Erni.