UM Magelang Adakan Pelatihan Membuat Kosmetik Tradisional

Ariyadi Yuniyanto saat memberikan pelatihan di UM Magelang, Sabtu (12/8/20170. (foto : istimewa)

MAGELANG, MENARA62.COM — Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang mengadakan pelatihan membuat kosmetik tradisional dan uji kompetensi mahasiswa D3 Program Studi Keperawatan, Sabtu (12/8/2017). Pelatihan membuat kosmetik tradisional dilaksanakan Prodi D3 Farmasi mengusung tema “Cantik alami dengan pemanfaatan bahan alami sebagai kosmetika tradisional.”

Pelatihan pembuatan kosmetik tradisional diikuti 35 orang dan dilaksanakan di Aula Fikes. Peserta terdiri dari dosen farmasi, perwakilan mahasiswa farmasi dan perwakilan dosen keperawatan.

Menurut ketua panitia, Widarika Santi Hapsari, MSc, Apt, pelatihan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan peserta tentang bahan alam dan meningkatkan keterampilan dari Prodi Farmasi dalam membuat kosmetik bahan alam. “Salah satu tujuan diadakan pelatihan adalah untuk menunjang visi Prodi Farmasi UM Magelang dengan keunggulan di bidang farmasi bahan alam,” kata Wida.Pelatihan diberikan pemateri Ariyadi Yuniyanto, SFarm, Apt yang merupakan owner CV Cendani Khatulistiwa dan CV Cendani Spa. Selain sebagai entrepeneur, Ariyadi juga menjadi dosen farmasi di UMY dan sering mengisi pelatihan kosmetik di berbagai kampus.

Dalam materinya, Ariyadi menyampaikan bagaimana cara melihat sebuah peluang usaha dari sudut pandang mahasiswa farmasi. “Kita harus memiliki pola pikir yang berbeda sebagai seorang apoteker, sehingga mampu bersaing dengan para entrepreneur,” kata Ari.

Usai mengikuti materi teori, para peserta melakukan praktek di ruang laboratorium Farmasi. Mereka praktek tentang cara pembuatan kosmetik tradisional dengan menggunakan bahan baku alam.

Sedang kegiatan Uji Kompetensi Mahasiswa D3 Prodi Keperawatan diadakan Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI). Uji kompetensi diikuti 73 mahasiswa yang terdiri dari 46 mahasiswa dari UM Magelang dan 27 mahasiswa dari Akademi Perawatan Pemkab Purworejo.

Uji kompetensi diperuntukan mahasiswa keperawatan yang sudah dinyatakan lulus dan akan mengikuti wisuda pada bulan September 2017. Mereka harus mengikuti Uji Kompetensi untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai perawat dari AIPVIKI. “Para mahasiswa harus mendapatkan STR dulu sebagai syarat wisuda perawat,” kata Ns Margono, MKep. dosen Fikes UM Magelang yang menjadi pengawas ujian.

Uji kompetensi ini, lanjut Margono, dilakukan setiap dua tahun sekali, dan pada tahun ini diadakan di UM Magelang. Margono menambahkan, bahwa tempat diadakannya uji kompetensi berdasarkan jumlah terbanyak mahasiswa yang ikut. “Karena mahasiswa UM Magelang lebih banyak yang mengikuti uji kompetensi maka diadakan di UM Magelang,” pungkasnya.