EMPAT LAWANG, SUMATERA SELATAN, MENARA62.COM — Senin (14/8/2017), Kwarcab Pramuka Kabupaten Empat Lawang melaksanakan Upacara di lapangan Pemkab Kabupaten Empat Lawang.

Upacara dilakukan dalam rangka peringatan hari Pramuka yang diikuti oleh Pramuka Siaga dari Penggalang dan Penegak beberapa SD, SMP dan SMA hadir juga Saka Bayangkara Kabupaten Empat Lawang, Ka Kwarcab Empat Lawang Riyadi Sulaiman S Pd dan Ka Kwartir Kecamatan Tebing TinggiZaibullah SPd, Pembina Pramuka dari Gugus Empat Lawang dan beberapa Pejabat dari SKPD Empat Lawang, dengan Bupati selaku Kamabicab H Syahril SIP MM, memimpin upacara ini.

Upacara kali ini ditandai dengan Pembacaan Dasa Darma Pramuka dan sambutan Ka Kwarnas Adhyaksa Daud, dan pidato tambahan Bupati Empat lawang selaku Kamabicab Kabupaten EmpatLawang, sedikit bernostalgia yang turut serta menjadi pembina Pramuka kala dia menjadi guru Sekolah Dasar.

“Peringatan hari jadi pramuka ini mengingatkan saya ketika saya menjadi guru, bersama anak-anak pramuka,” cerita Syahril.

Selain itu juga, Syahril sedikit kecewa karena yang hadir kebanyakan adalah anggota Pramuka. Ada sedikit Instansi yang terkait dan Kepala SKPD atau yang mewakili. “Pagi ini saya sedikit kecewa, apakah ini tidak diundang atau tidak ada kepedulian sama sekali bagi pejabat Empat Lawang yang sudah tua bahkan masih ada yang muda-muda. Upacara hanya dihadiri oleh anggota pramuka, tidak ada dari instansi atau Dinas, saya tidak tahu apakah ini tidak di undang atau tidak ada kepedulian sama sekali,” ungkap Syahril.

Seperti ditempat lain, ada penyematan Lencana Dharma Bhakti dan peringatan hari Pramuka yang lalu. Hal ini disinggung oleh Ka Mabicab yang sekaligus Bupati yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan ini dengan menyebut nama Sohan Kohar selaku tokoh Gerakan Pramuka Kabupaten Empat Lawang yang sudah sepuh.

“Hari ini saya tidak melihar Pak Sohan Kohar, hadir orangnya sudah sangat tua, orangnya tetap penuh semangat, meski ketika berdiri tidak tegak lagi tetapi ketika hormat, salam pramuka, tepuk pramuka semangatnya tetap membara, ini yang perlu kita warisi, ” katanya.

Dalam pidatonya juga Syaril mengatakan, pramuka ini bukan hanya milik Pramuka, melainkan milik bangsa yang sudah teruji dengan dasa dharmanya yang luar biasa. “saya ingin betul nanti ketika anak-anak pramuka yang saat ini masih anak-anak, menggantikan kami yang sekarang memimpin atau menjadi pejabat di Empat Lawang jauh lebih baik, ada perubahan generasi itu pasti, kepada adik persiapkan diri,” katanya mengakhiri sambutan dengan meminta “tepuk Pramuka!.”