PDA Binjai Gelar Baitul Arqam

Lima peserta terbaik diabadikan bersama imam training dan master of training

BINJAI, MENARA62.COM — Mengawali tahun baru Hijriyah 1439 H, PD Aisyiyah (PDA) Binjai menggelar acara Baitul Arqam tingkat daerah. Baitul arqam dilaksanakan 2 hari, 3-4 Muharram 1439 H yang bertepatan dengan 23-24 September 2017.

Baitul Arqam yang diselenggarakan di madrasah tsanawiyah/aliyah Aisyiyah, komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah Kebun Lada Binjai ini, mengangkat tema “Gerakan Seribu Kader Baitul Arqam Untuk Pencerahan”.

Baitu Arqam ini diikuti anggota majelis/lembaga yang ada di PD Aisyiyah, utusan PC Aisyiyah sekota Binjai dan utusan PD Nasyiatul Aisyiyah kota Binjai sebanyak 22 peserta. Peserta tertua berusia 67 tahun lebih atas nama Hj Syukriati SH, dari Majelis Hukum dan HAM PD Aisyiyah Binjai, dan yang termuda berusia 22 tahun, atas nama Fitri Andriati dari PD Nasyiatul Aisyiyah Binjai.

Baitul Arqam yang dibuka Ketua PD Aisyiyah, Hj Jasmaniar SPsi ini, juga dihadiri PW Aisyiyah Susianti MA (ketua divisi pengkaderan fungsional), dan Dra Hayati SPd Msi (ketua Majelis Pendidikan Kader) yang sekaligus bertindak sebagai Master of Training. Sementara itu, imam training sekaligus Ketua Panitia Nuraisyah dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta.

Kegiatan ini merupakan amanah persyarikatan dalam upaya melahirkan kader kader baru. Karena itulah, Nuraisyah berharap, peserta dapat mengikutinya secara maksimal. Jasmaniar dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh MPK PD Aisyiyah Binjai yang diketuai oleh Nuraisyah.

Jasmaniar juga berharap, baitul arqam dapat diikuti dengan baik, niat yang ikhlas sehingga semua menjadi mudah dan dimudahkan Allah SWT. Sedangkan Fauzi Rahman Lubis mewakili PD Muhammadiyah Binjai dalam sambutannya menyatakan rasa syukurnya atas adanya kegiatan baitul arqam tersebut.

“Aisyiyah khususnya Aisyiyah di Binjai tidak khawatir kekurangan kader. Mudah mudahan kegiatan tersebut dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Sebagaimana lazimnya kegiatan baitul arqam, berbagai kegiatan dilaksanakan. Setiap shalat fardhu, diisi juga dengan kegiatan kuliah tujuh menit, yang diisi secara bergiliran dan dilanjutkan dengan diskusi tentang penampilan si pembicara, penyampaian/isi/materi dan lain sebagainya.

Kegiatan tersebut, termasuk shalat malam jadi tanggung jawab imam of training. Muazin pertama shalat subuh Ahad pagi itu, tidak jadi azan karena di mesjid sudah ada kegiatan shalat malam dan semua peserta terlibat.

 

Dra Hayati SPd Msi sedang menyampaikan materi pada Baitul Arqam

Materi yang cukup menjadi perhatian, ketika ketua majelis pendidikan kader PDM Binjai, Ilham Khairi SPdI menyampaikan tentang ketarjihan. Pembahasan bagaimana berwudhu, bagaimana shalat yang benar sesuai sunnah yang ada dalam HPT, membuat peserta banyak bertanya-tanya. Ada diantara peserta yang melaksanakan shalat, acuannya tidak tarjih.

 

Materi terakhir baitul arqam adalah Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dipandu oleh Master of Training Dra Hayati SPd Msi. Dari materi yang dipandunya terhimpun beberapa rencana strategis antara lain, semua peserta siapa menggiatkan pengajian di ranting-ranting. Pengkaderan angkatan muda Nasyiatul Aisyiyah segera dilaksanakan difasilitasi oleh PDA dan kesiapan Aisyiyah untuk mewakafkan putrinya supaya aktif di NA.

Terbaik

Dalam acara penutupan, diumumkan bahwa jumlah peserta yang 22 orang. Lulus terbaik 5 orang, yakni Erma Aini dan Risnawati Batubara dari PCA Binjai timur, Sri Kelanawati dari Majelis Dikdasmen PDA Binjai, Siti Juwairiyah dari PD Aisyiyah dan Nurhafiqoh SPdI dari PD Nasyiatul Aisyiyah. Lulus 16 orang dan 1 orang gagal. Pengumuman itu dibacakan langsung oleh Master of Training sekaligus ketua MPK PW Aisyiyah Sumatera Utara, Dra Hayati SPd, Msi yang dalam sambutannya mengingatkan kepada lima orang lulusan terbaik. Mereka akan menjadi ujung tombak yang diharapkan untuk pelaksanaan baitul arqam angkatan kedua.

Risiati SPd, mewakili PD Aisyiyah Binjai ketika menutup acara baitul arqam berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan di cabang cabang. “Kegiatan itu akan dilakukan secepatnya, mumpung masih hangat,” jarnya.

Khusus kepada kelima peserta terbaik, diharapkan dapat menjadi motivator di rantingnya masing-masing. Kegiatan baitul arqam tersebut diramaikan oleh hadirnya pelaku ekonomi toko daerah Suara Muhammadiyah cabang Binjai, dan diakhiri dengan santap siang bersama.

–Fuad Binjai–