Dipercaya Pemerintah; FKIP Gelar PLPG di UMP

PURWOKERTO, MENARA62.COM — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dipercaya sebagai pelaksana Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahap I sub rayon 140 tahun 2017, Kamis (12/10/2017).

Ketua Panitia Dr. Susanto, M.S.i., dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan PLPG sub rayon 140 telah dibekali selama dua bulan. “Kami laporkan untuk pelaksanaan PLPG sub rayon 140 Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun 2017 telah kami bekali selama dua bulan dan alhamdulilah acara sudah berjalan dengan baik,” katanya saat menyampaikan laporan di Auditorium UMP.

Tahap pertama PLPG di UMP diikuti sedikitnya 238 peserta, yang terdiri atas delapan kabupaten dan kota. “Di Banyumas peserta yang mengikuti PLPG ada 73 orang, Kabupaten Batang dua orang, Kabupaten Brebes enam orang, Kabupaten Cilacap 121 orang, Kabupaten Pekalongan 23 orang, Kabupaten Pemalang satu orang, Kabupaten Tegal lima orang, Kota Pekalongan empat orang, dan Cilacap menjadi mayoritas terbanyak,” katanya.

Sementara itu, Rektor UMP Dr. Syamsuhadi Irsyad, M.H., dalam sambutannya mengatakan, pendidikan dan pelatihan guru merupakan upaya untuk mengembangkan sumber daya, terutama untuk peningkatan profesionalime, keterampilan administrasi dan keterampilan manajemen.

“Guru profesional dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik yang relevan dengan mata pelajaran yang diampunya dan menguasai kompetensi sebagaimana dituntut oleh Undang-undang Guru dan Dosen. Pengakuan guru sebagai pendidik profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui suatu proses sistematik yang disebut sertifikasi,” jelasnya di depan para peserta.

Lebih lanjut Rektor mengungkapkan, penyelenggaraan PLPG meliputi pelaksanaan pembekalan materi peserta secara online, dilanjutkan pertemuan tatap muka pendalaman materi, pembelajaran berpusat pada peserta didik (student centered learning), praktik mengajar/bimbingan, dan ujian akhir PLPG.

“Saya berharap kepada para peserta, dapat mengikuti kegiatan meski dengan waktu yang cukup lama, yaitu 11 hari dan di tambah dengan satu hari ujian komputer,” pesannya.(tgr)