PLPG Tahun 2017: UMP Siapkan Pelatihan Menjadi Profesional Guru

PURWOKERTO, MENARA62.COM — Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sebagai salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap guru dalam melakukan praktik, baik sebagai tenaga pendidik. Peraturan di Indonesia mewajibkan setiap tenaga pendidik memiliki sertifikat yang diperoleh melalui program PLPG. Berdasarkan Keputusan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Menristekdikti RI) Nomor 192/M/KPT/2017, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) didaulat untuk melaksanakan PLPG di Sub Rayon 140 meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Pekalongan dan Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 472 calon pendidikan yang dilaksanakan menjadi dua tahap yakni pada 12-23 Oktober 2017 dan 24 Oktober – 4 November 2017.

Rektor UMP Dr. Syamsuhadi Irsyad, M.H., menerangkan bahwa, UMP secara kualitas sebagai lembaga pendidikan tinggi telah dipercaya oleh pemerintah untuk menyelenggarakan PLPG Tahun 2017. Pelaksanaan PLPG yang memakan waktu cukup lama harapannya seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan menyenangkan. “Jadikanlah proses ini sebagai proses yang menyenangkan. Seperti Strategi pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan),” tambah rektor.

Pelaksanaan PLPG akan dibagi menjadi dua tahap yang berbeda. Sebanyak 238 guru akan mengikuti pelatihan tahap 1 pada 12-23 Oktober 2017 sedangkan 234 guru akan mengikuti kegiatan PLPG di tahap 2 yakni pada 24 Oktober – 4 November 2017. Peserta terdiri atas guru kelas Taman Kanak-kanak (TK), Kelas Sekolah Dasar (SD), Mata Pelajaran (Mapel) Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, Guru Ilmu Pengetahuan Alam, dan Guru Pendidikan Pancasila.

Disampaikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Drs. Pudiyono, M.Hum., dalam pelaksanaan PLPG Tahun 2017 di wilayah Jawa Tengah terdapat lima Perguruan Tinggi yang dinilai sehat untuk melaksanakan PLPG 2017. “Dua PTN dan tiga PTS yang didaulat menjadi pelaksana PLPG 2017. UMP dinilai sehat oleh Kemenristekdikti sebagai PTS yang dapat menyelenggarakan PLPG 2017,” kata Dekan FKIP.

Pelaksanaan PLPG Tahun 2017 berbeda dengan tahun sebelumnya. Menurut Ketua Pelaksana Dr. Susanto, M.Si., untuk dapat mengikuti PLPG Tahun 2017 peserta terlebih diharuskan melengkapi berkas melalui sistem online. Konten yang diunggah merupakan hasil resume pendalaman materi yang dilakukan pada 17 Juli-17 September 2017 lalu. Ke depannya hasil PLPG Tahun 2017 dapat dijadikan sertifikasi untuk bekal lulus Ujian Nasional sebagai guru yang profesional sesuai bidangnya masing-masing. (sls)