PWM Yogyakarta Gelar Olimpiade Budaya Jawa II

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), menyelenggarakan Olimpiade Budaya Jawa (OBJ) II. Olimpiade yang dilakukan untuk keduakalinya ini, sebetulnya sudah dimulai sejak awal September 2017 lalu dan berakhir Oktober 2017.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah melalui seni dan budaya di lingkungan Muhammadiyah. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat digelar rutin setiap tahunnya. Olimpiade Budaya Jawa pertama kali digelar tahun 2016 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam OBJ tersebut terdiri dari tiga kegiatan besar, yakni Pawai Taaruf (9 September 2017), lomba dan kompetisi seni budaya (22-23 September 2017), dan pagelaran seni (13 Oktober 2017).

Kegiatan pagelaran seni dan budaya sebagai acara puncak dan malam penutupan, rencananya akan diselenggarakan pada hari Jumat, (13/10/2017) bertempat di SMKI, Bugisan Yogyakarta.

Ketua Steering Committee yang dirangkap oleh Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, Dr Arif Budi Raharjo menjelaskan, malam pagelaran akan menampilkan seluruh pemenang lomba seni dan budaya. “Kami akan tunjukkan ke masyarakat luas, bahwa Muhammadiyah bukanlah ormas keagaaman yang alergi terhadap budaya. Justru melalui budaya, Muhammadiyah berkomitmen untuk menjadikannya sebagai sarana dakwah dan pendidikan,” ujarnya.

Malam pagelaran dan penutupan ini akan dihadiri oleh Mendikbud RI Prof Muhadjir Effendy dan beberapa tokoh Muhammadiyah lainnya, seperti Dr Haedar Nashir MSi (Ketum Pimpinan Pusat Muhammadiyah), Dr Abdul Mu’ti (Sekum PP Muhammadiyah), seluruh pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-DIY, serta diundang pula Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Wakil Gubernur, Sri Paduka Paku Alam X.

Tentang kepastian kehadiran Mendikbud diperoleh pada saat audiensi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada Senin (9/10/2017) lalu. Ketika itu, mendikbud sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam OBJ II.

“Kegiatan seni dan budaya ini sangat sejalan dengan kebijakan pemerintah yang saat ini sedang konsisten mensosialisasikan penguatan karakter dalam bidang pendidikan. Melalui seni dan budaya, anak-anak diharapkan dapat menyerap nilai-nilai adiluhung dalam kebudayaan Jawa untuk dijadikan konsep nilai dalam diri di masa-masa yang akan datang,” jelas Muhadjir.

Secara  terpisah, Ketua LSBO PWM DIY, KRT Akhir Lusono menjelaskan, malam pagelaran akan menampilkan juara-juara dalam berbagai kegiatan lomba. “Ada gendingisasi gurit, karawitan, mocopat, tari kolosal siswa SD Muhammadiyah se-DIY, dagelan mataram, dan penampilan musik Sastro Mbeling dari LSBO DIY,” ujarnya.

Menurut Akhir Lusono, seluruh kegiatan ini akan diisi oleh siswa-siswi sekolah Muhammmadiyah dari SD, SMP, SMA/SMK se-DIY. Para pemenang dalam OBJ II akan mendapatkan sertifikat, medali dan uang pembinaan.

Ia berharap, kegiatan OBJ ini akan selalu menjadi agenda tahunan yang semakin semarak dan berkontribusi terhadap pelestarian budaya, terutama dalam mendukung program keistimewaan DIY.

— Fathur Rahman —