Estafet Perempuan dalam Kepemimpinan Ranggon Sastra

Sarasati (kerudung merah) ketua KRS 2017-2018, dan Siti Syalwa (kerudung hitam) ketua KRS 2018-2019.

DEPOK, MENARA62.COM — Pada kurun waktu dua periode, Komunitas Ranggon Sastra (KRS) kembali dipimpin oleh kaum Hawa. Periode sebelumnya (2017-2018), KRS dipimpin oleh Sarasati Oktania, periode saat ini (2018-2019) kembali kepemimpinan KRS dilanjutkan oleh Siti Syalwa sebagai ketua terpilih.
Siti Syalwa dipilih sebagai pemimpin baru (ketua baru) KRS pada Musyawarah Ranggon Sastra (Muras), yang berlangsung di Vila Aj Garden, Sawangan, Depok, Jumat-Ahad (26-28/1/2018).
Sebagai ketua baru KRS, Syalwa menyampaikan rasa terima kasih dan sambutan pertamanya di depan anggota KRS yang ikut hadir pada Muras tersebut. Dia berharap, Komunitas Ranggon Sastra bisa menjadi barometer seni dan kesenian di lingkungan kampus khususnya, dan di Jakarta umumnya. “Mudah-mudahan saya bisa membawa Ranggon lebih kreatif, lebih berkembang dan bisa jadi barometer kesenian.”
Selain itu, Ketua terpilih itu berharap kerja sama dan dukungan Badan Pengurus Harian (BPH) dan anggota KRS, baik yang aktif di kampus maupun di luar kampus. “Jadi, Syalwa minta kerja sama dan dukunga teman-teman BPH dan Abang-abang juga empok-empok dalam mengembangkan dan memajukan Ranggon,” lanjut Syalwa lagi.
Muras Komunitas Ranggon Sastra merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk mengevaluasi program-program kerja BPH, AD/ART, dan pelepasan sekaligus pemilihan ketua baru. Acara Muras tersebut diakhiri dengan pemaparan program kerja dari ketua terpilih dan divisi-divisinya.