Musyawarah Usia pada 9 Tahun Komunitas Ranggon Sastra

JAKARTA, MENARA62.COM — Serambi kampus A Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menjadi saksi bisu perhelatan usia ke-9 Komunitas Ranggon Sastra (KRS) sebelum senja menarik diri menjadi pelipur usia baru komunitas tersebut, Sabtu (3/3/2018).

Sore kemarin, KRS merayakan dan mengapresiasi usia barunya lewat syukuran dan pergelarasn seni bertema “Dekap Erat” dan dihadiri oleh Anggota Ranggon Sastra (Anggora), yang masih aktif di kampus maupun alumni, juga beberapa perwakilan dari organisasi mahasiswa Unindra. Pada pergelaran tersebut, beragam apresiasi dari anggora dan undangan ditampilkan, seperti baca puisi, musikalisasi puisi, dan deklamasi puisi.

Siti Syalwa, ketua KRS menyampaikan rasa haru dan bahagia dalam sambutannya atas usia KRS yang telah genap 9 tahun. Syalwa berharap, “Dekap Erat” tidak hanya menjadi tema acara pada sore itu, tetapi menjadi sebuah langkah yang benar-benar nyata. “Semoga KRS ke depannya dapat terus berkarya, saling menyayangi, saling mendekap erat, dan lebih berkembang,” ujar Syalwa dalam sambutannya.

Sementara Ali ibnu Anwar, salah seorang penggagas KRS dengan tegas menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap seni dan kesenian. Ali berkata, di mana pun ia berada, kesenian adalah jalan utama yang tetap dipilih olehnya. “Di mana pun saya berada, saya bekerja, jiwa saya tetap dalam seni, dan saya tetap memilih kesenian,” ungkap Ali.

Keharuan Anggora pada sore itu tidak hanya sampai pada senja yang direnggut malam saja, tetapi masih berlanjut hingga malam hampir separuhnya. Anggora secara estafet membaca puisi dan bermusikalisasi puisi di serambi bisu tersebut. Di sela-sela pergelaran usia baru KRS, anggora berdiskusi dan bermusyawarah dengan sederhana tentang usia dan perjalanan KRS selama 9 tahun. Diskusi dan musyawarah sederhana tersebut menjadi salah satu jalan menuju “Dekap Erat” antaranggora.

Semakin malam serambi itu semakin bergemuruh. Anggora semakin menggelora dalam usia barunya. Hingga puisi “Kucing” karya Sutarji Calzoum Bachri dibaca oleh Ali ibnu Anwar menjadi penutup sekaligus pembuka usia baru KRS malam itu. Dan anggora pun bergandengan tangan, saling mendekap erat dalam Ode Ranggon Sastra.

Selamat ulang tahun ke-9 Komunitas Ranggon Sastra.