DEPOK, MENARA62.COM — Pemerintah melalui Deputi Bidang Pemberdayaan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS mengajak mahasiswa untuk mulai melangkah menggeluti dunia wirausaha sejak masih berstatus mahasiswa. “Kalau sudah ada ide bisnis, langsung jalankan, jangan banyak pertimbangan, dan jangan takut gagal,” tegas Prakoso pada acara sosialisasi program Gerakan Mahasiswa Pengusaha, di kampus Universitas Indonesia, Kota Depok, Senin (19/3/2018). Gerakan Mahasiswa Pengusaha merupakan program yang diinisiasi Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan 59 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, termasuk UI.

Di hadapan para mahasiswa UI, Prakoso berharap mahasiswa memulai bisnis yang sesuai dengan hobinya. Pasalnya, bila bidang usaha sesuai dengan hobi biasanya akan memiliki kelanggengan usaha yang lebih lama dan stabil. “Selain itu, pilihlah bidang usaha yang belum digarap orang. Atau, pilih usaha yang spesifik pasarnya dan unik, sehingga masih jarang pesaingnya. Jangan pilih bisnis yang sudah dimasuki banyak orang,” lanjut Prakoso.

Yang jelas, kata Prakoso, Gerakan Mahasiswa Pengusaha ini bertujuan untuk mengubah pola pikir mahasiswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. “Jangan gengsi untuk memulai diri menjadi wirausaha. Kalau kita sudah terbelit gengsi ya akan susah melangkah. Selain itu, tujuan program gerakan ini juga untuk menumbuhkan jumlah wirausaha di Indonesia. Saat ini, rasio kewirausahaan kita masih di level 3,1%. Masih jauh bila dibandingkan dengan negara seperti Singapura, Malaysia, AS, dan Jepang,” imbuh Prakoso.

Meski begitu, Prakoso mengakui bahwa kendala utama bagi mahasiswa untuk menjadi wirausaha justru datang dari orang tuanya. “Jujur saja, masih banyak orang tua yang keberatan ketika anaknya memilih jalur hidup menjadi wirausaha. Masih banyak orang tua yang menginginkan anak-anaknya kerja kantoran atau menjadi pejabat. Di samping itu, banyak orang tua keberatan anaknya berbisnis saat masih menjadi mahasiswa karena takut kuliahnya ketinggalan,” ungkap Prakoso lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Kegiatan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Pribadi Setiyanto mengatakan bahwa, pihaknya terus mendorong anak muda khususnya mahasiswa UI untuk menjadi wirausaha sejak dini. “Banyak contoh wirausaha sukses yang belajar dari banyak kegagalan. Ada teman saya yang sukses menjadi pengusaha setelah 11 kali mengalami kegagalan. Artinya, sejak muda menjadi wirausaha jangan pernah takut gagal, jalankan terus,” tandas dia.

Oleh karena itu, Pribadi menegaskan bahwa UI menyambut baik bergulirnya program Gerakan Mahasiswa Pengusaha di kalangan kampus. “Diharapkan dengan turut mensukseskan program tersebut dunia kampus mampu meningkatkan jumlah rasio kewirausahaan di Indonesia,” pungkas Pribadi. (Agus Y)