Ini Tips Terhindar dari Penipuan Umrah ala Direktur Inhil Arjuna

Direktur Inhil Arjuna Zahrini Mahdi saat memberikan keterangan pers terkait logo baru dan reuni akbar.

JAKARTA, MENARA62.COM– Menyetor sejumlah uang sebagai tanda mendaftar ke satu travel perjalanan umrah, belum menjadi jaminan seorang calon jemaah bisa berangkat umrah. Karena itu saat mendaftar, calon jemaah umrah harus memahami beberapa hal penting terkait proses perjalanan ibadah umrah.

“Ini yang banyak terjadi di tengah masyarakat utamanya di daerah-daerah. Mereka membayar uang muka biaya umrah tanpa tahu kapan mau diberangkatkan,” kata Direktur PT Inhil Arjuna Wisata, Zahrini Mahdi di sela peluncuran logo baru dan reuni akbar jemaah Inhil Arjuna, Ahad (25/3/2018). Turut hadir Ustaz Ahmad Firdaus, Founder Rumah Hati dan Ustaz Mustafa, tim Inhil Arjuna.

Menurut Zahrini, seseorang yang berencana umrah, terlebih dahulu harus memilih biro travel yang akan digunakan. Lalu pastikan atau pilih tanggal, bulan dan tahun keberangkatan yang diinginkan.

Kepastian waktu ini penting guna menghindari penipuan dari biro travel umrah. Karena banyak biro travel umrah menjanjikan paket umrah murah, namun dengan daftar tunggu yang tidak pasti.

Jika sudah mendapatkan kepastian tanggal keberangkatan, lanjut Zahrini, calon jemaah umrah baru bisa membayarkan uang muka biaya umrah sesuai kesepakatan. Saat membayar uang muka ini, calon jemaah harus sudah mengetahui fasilitas apa saja yang akan diperoleh, seperti tempat penginapan, maskapai penerbangan dan konsumsi atau makan selama berada di Tanah Suci.

“Kepastian visa juga harus ada informasi jelas. Sebab banyak calon jemaah yang terkatung-katung akibat visa tidak jelas,” tambah Zahrini.

Menurut nya, ketidakpahaman calon jemaah terkait perjalanan umrah, membuat kasus calon jemaah umrah yang tertipu cukup banyak. Mereka umumnya hanya melakukan penyetoran biaya umrah tanpa mendapatkan informasi lengkap mengenai ibadah umrah yang akan dijalani.

Untuk membantu masyarakat memahami proses ibadah umrah, Inhil Arjuna jelas Zahrini, melakukan edukasi ke sejumlah daerah. Edukasi tersebut sasarannya antara lain kelompok majelis taklim, perkumpulan ibu-ibu, para remaja, juga pensiunan termasuk keluarga alumni jamaah Inhil Arjuna.

“Intinya kita kasih pengetahuan dan pemahaman, bagaimana dan apa langkah yang harus ditempuh jika mau umrah,” tambah Zahrini.

Inhil Arjuna sendiri awalnya adalah rekanan biro perjalanan umrah sejumlah travel di Tanah Air. Perusahaan ini bergerak pada pengurusan hotel, visa, dan penyediaan alat transportasi bagi sejumlah travel umrah selama berada di Tanah Suci.

Tetapi sejak 2016, Inhil Arjuna mulai melebarkan sayap bisnisnya dengan menyediakan paket perjalanan umrah. Paket umrah yang ditawarkan adalah paket kemiilau umrah dan umrohati dengan fasilitas bintang 4 dan biaya yang sangat terjangkau.

Zahrini mengakui meski baru merambah bisnis perjalanan umrah, namun sejak Oktober 2017 hingga awal Maret 2018, jumlah alumni jemaah Inhil Arjuna lebih dari 700 orang. Mereka umumnya sangat senang melakukan perjalanan ibadah umrah bersama Inhil Arjuna.

“Orang yang beribadah umrah adalah orang yang ingin khusuk beribadah, meninggalkan hal-hal urusan duniawi. Karena itu kita harus memberikan pelayanan yang baik agar selama ibadah mereka nyaman,” tutup Zahrini.