Jakarta, Menara62.com – Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mengambil keputusan untuk memotong gajinya dan para menteri kebinetnya demi melunasi hutang negeri mereke. Kini giliran warganya yang mengambil inisiatif menggalang dana untuk mengurangi utang negara.

Mahathir menyebut akan memotong gaji kabinetnya sebesar 10% untuk mengurangi jumlah utang negaranya yang sebesar 1 triliun ringgit.

Warga Malaysia yang bernama Nik Shazarina Bakti memprakarsai aksi yang diberi nama ‘Please Help Malaysia’. Dia mengampanyekan aksi tersebut lewat media sosial dan situs Go Get Funding.

Dia menulis napak tilas bagaimana perjuangan warga Malaysia juga pernah bersatu membantu mewujudkan kemerdekaan Malaysia dari Inggris, melalui sumbangan yang diberikan. Terakhir dilihat, sudah ada sumbangan dari warga sebanyak US$ 3.633 dari target US$ 100.000 (sekitar Rp 1,4 miliar).

Aksi tersebut mendapat perhatian putri Mahathir Mohamad, Marina Mahathir. Dia pun mengapresiasi dan ikut mendukung Shazarina. Menurutnya aksi itu menunjukkan betapa warga Malaysia begitu mencintai negara mereka.

“Saya tahu banyak orang ingin membantu dengan utang besar kita. Ini menunjukkan betapa banyak orang Malaysia mencintai negaranya,” tulisnya dalam postingan di Facebook.

Tak hanya warga, anggota parlemen Malaysia pun ikut menyumbangkan gajinya ke Kementerian Keuangan. Nga Kor Ming, anggota parlemen Malaysia yang mewakili wilayah Teluk Intan mendonasikan gaji pertamanya untuk membantu pelunasan utang negaranya yang sebelumnya dipimpin Najib Razak.