Beasiswa Orange Tulip Scholarship Makin Diminati Pelajar Indonesia

Para penerima beasiswa dan alumni penerima beasiswa saat mengikuti acara OTS Get Together Dinner.

JAKARTA – Membantu para penerima beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) mempersiapkan studi di negeri Belanda, Nuffic Neso Indonesia gelar OTS Get Together Dinner, Kamis malam (12/7/2018). Kegiatan yang berlangsung di Puri Denpasar Hotel, Jakarta tersebut diikuti oleh puluhan pelajar penerima beasiswa OTS  dan beberapa alumni program OTS.

“Ada banyak hal yang perlu diketahui oleh mereka yang akan studi di Belanda. Itu sebabnya sebelum mereka berangkat, kami ajak sharing, tukar menukar informasi baik sesama penerima beasiswa maupun dengan alumni,” kata Koordinator Promosi Pendidikan Inty Dienasari, mewakili Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijil.

Dengan cara demikian, mereka bisa saling melengkapi informasi terkait hal-hal yang memang sangat dibutuhkan di Belanda. Mulai dari kota-kota di Belanda, transportasi, cara bekerja sambilan, makanan, rumah tinggal, dan lainnya. Jangan sampai saat para mahasiswa saat sudah memulai studi di Belanda, menemukan kendala yang bisa menghambat studi.

OTS jelas Inty adalah beasiswa parsial dari Institusi Pendidikan Tinggi Belanda yang dikoordinir oleh Nuffic Neso Indonesia. Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan studi di Belanda bagi para pelajar unggul di Indonesia yang berminat mengikuti persiapan akademik (foundation year) atau mengambil gelar sarjana (bachelor) dan juga program pasca sarjana (master).

Meski OTS merupakan beasiswa parsial yang hanya memberikan potongan biaya kuliah sebesar 35 persen hingga 100 persen dan tidak memberikan subsidi untuk menutupi biaya hidup di Belanda, tetapi di tahun akademik 2018/2019, pelamar OTS mengalami peningkatan sebesar 47 persen dibanding tahun sebelumnya. Lebih dari 300 pelamar yang memenuhi syarat diseleksi ketat oleh tim dari masing-masing institusi pendidikan tinggi Belanda.

Para pelamar OTS tahun ini memperebutkan 81 kursi beasiswa untuk studi di 26 institusi dengan total nilai beasiswa lebih dari EUR 790.000. sebanyak 80 persen pelamar berminat untuk program Master dan 20 persen lainnya untuk program Bachelor dan Foundation (persiapan studi).

Dilihat dari data para pelamar, program studi yang paling diminati, jelas Inty adalah jurusan tehnik, ekonomi, bisnis dan ilmu sosial. Ada juga beberapa pelajar yang mendaftar untuk jurusan seni dan ilmu pengetahuan alam.

Beberapa universitas yang menjadi tujuan para penerima program beasiswa OTS adalah University of Twente, Tilburg University, Radboud University, The Hague University of Applied Sciences, Saxion University of Applied Sciences.

Eduard Pupupin, Marketing Advisor Team Mobility, mewakili Nesso Belanda mengatakan kehadiran para mahasiswa Indonesia ke Belanda selalu membawa hal-hal baru yang menggembirakan. Karenanya, ia akan menyambut kedatangan para penerima beasiswa OTS untuk studi di Belanda yang dimulai September mendatang.

Menurut Eduard, beasiswa OTS sudah terselenggara selama 10 tahun di 10 negara termasuk satu diantaranya Indonesia. Beasiswa OTS ini terselenggara atas kerjasama yang baik antara Nuffic Neso dengan institusi pendidikan tinggi Belanda.

Bagi para pelajar yang ingin mengetahui program beasiswa OTS, bisa membuka laman www.nesoindonesia.or.id/ots. Beasiswa ini rutin diberikan setiap tahun dengan institusi pendidikan yang berbeda-beda.