Moh Mahfud MD saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Pascasarjana di Kampus 2 UAD Yogyakarta, Sabtu (29/9/2018). (foto : heri purwata)

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Prof Dr Moh Mahfud MD menandaskan ketikdakadilan akan menjadi ancaman pertahanan dan keamanan (Hankam) bangsa Indonesia. Ketidakadilan juga dapat ditumpangi proxy war yang dapat mengancam keutuhan negara Indonesia.

Moh Mahfud MD mengemukakan hal tersebut ketika mengisi Kuliah Umum dan Orientasi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Ahnad Dahlan (UAD) di Kampus 2 Jalan Pramuka Yogyakarta, Sabtu (29/9/2018). Kuliah umum diikuti 270 mahasiswa baru pascasarjana dari 11 program studi (Prodi).

Dijelaskan Moh Mahfud, ketidakadilan justru banyak dilakukan oleh para penegak hukum. Hal ini dibuktikan banyak penegak hukum yang menghuni penjara di berbagai kota. “Musuh negara saat ini adalah ketidakadilan, korupsi dan kesewenang-wenangan, kesenjangan sosial dan ekonomi, serta tidak tegaknya hukum,” kata Mahfud yang kini menjadi Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kuliah umum ini digelar Program Pascasarjana UAD bekerjasama dengan Asosiasi Mahasiswa Pascasarjana UAD (Asmapada). Kuliah umum dan masa orientasi ini diharapkan agar mahasiswa pascasarjana bisa mengenal satu sama lain dan pejabat kampus.

“Karena kuliahnya singkat yaitu dua tahun, jangan sampai para mahasiswa pascasarjana tidak mengenal dan paham lingkungan kampusnya. Karena itu, panitia akan mengenalkan pejabat-pejabat dilingkungan kampus UAD dan program kemahasiswaan apa saja yang dapat diikutinya,” kata Ketua Asmapada, Dwi Pamungkas SPd.

Ada 270 mahasiswa baru dari 11 Prodi pada program pascasarjana UAD. Secara terperinci Magister Manajemen (11 orang), Magister Pendidikan Fisika (16 orang), Magister Teknologi Informasi (25 orang), Magister Pendidikan Matematika (36 orang), Magister Manajemen Pendidikan (33 orang), Magister Pendidikan Bahasa Inggris (32 orang), Magister Pendidikan Vokasi (10 orang), Magister Pendidikan Agama Islam (18 orang), Magister Psikologi Profesi (24 orang), Magister Psikologi Sains (45 orang), dan Magister Farmasi (20 orang).

Direktur Pascasarjana UAD, Prof Dr Achmad Mursyidi, MSc, Apt. mengapresiasi Asmapada yang menyelenggarakan kuliah umum dan orientasi. “Ada banyak program yang nantinya akan disosialisasikan kepada mahasiswa baru seperti Program Pemberdayaan Umat,” kata Achmad Mursyidi.