Deklarasi Relawan Batal Karena Ma’ruf Tak Hadir

KH Ma'ruf Kelelahan, Tak Bisa Hadir di Deklarasi Relawan dan Harus Istirahat

KH Ma'ruf Non Aktif dari Jabatannya di MUI
Rais 'Aam PBNU Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (9/8). Ma'ruf Amin dipilih sebagai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pemilihan Presidan dan Wakil Presiden 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18

JAKARTA, MENARA62.COM — Deklarasi Relawan Batal Karena Ma’ruf Tak Hadir. Deklarasi Relawan Gerakan Masyarakat JoKowi-Amin (Gema Jamin) yang sedianya diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (2/9/2018) malam dibatalkan karena KH Ma’ruf Amin tidak hadir.

“Kami dapat kabar, Pak Kiai Ma’ruf Amin tidak bisa hadir karena lelah dan beristirahat,” kata Ketua Gema Jamin, Yus Herman didampingi sejumlah pengurus di Rumah KMA, di Jalan Saharjo, Jakarta, seperti dilansir¬†Antara.

Menurut Yus Herman, deklarasi ditunda sampai waktu yang akan diberitahukan kemudian. Ma’ruf Amin berjanji akan hadir pada kesempatan berikutnya.

Yus menjelaskan, pada pengurus Gema Jamin adalah relawan yang sudah ada pada pemilu presiden 2014 yakni menggunakan nama Jokowi for Presiden. “Menghadapi pemilu presiden tahun 2019, kami menggunakan nama baru Gema Jamin,” katanya.

Dosen di Universitas As-Syafiiyah Jakarta ini menjelaskan, Gema Jamin beranggotakan sebagian besar adalah akademisi dan ada juga kelompok pemuda. “Kami siap bersinergi dengan relawan lainnya pendukung pasamgan capres-cawapres nomor urut satu,” katanya.

Sasaran Gema Jamin, kata dia, adalah untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pemilu Presiden 2019. Dari informasi yang dihimpun, agenda KH Ma’ruf Amin pada Selasa adalah tiga kali menerima tamu pada pagi, siang dan sore di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta.

Kemudian, pada malam hari, pukul 19.00 sampai 21.00, dijadwalkan menghadiri deklarasi Gema Jamin. Namun pengurus Gema Jamin menunggu hingga pukul 20.00 Ma’ruf Amin belum hadir dan memdapat kabar Ma’ruf Amin beristirahat.

Agenda Ma’ruf Amin pada Rabu (3/10/2018) dijadwalkan melakukan dua kegiatan di Purwakarta, Jawa Barat, yakni menghadiri acara hoLaqoh di sebuah ponDok pesantren serta bertemu dengan relawan. Pada sore harinya kembali ke Jakarta.