Pemuda Lahat Galang Dana Bagi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Pemuda Lahat Galang Dana Bagi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng
Pemuda Lahat Galang Dana Bagi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

LAHAT, MENARA62.COM — Pemuda Lahat Galang Dana Bagi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng. Forum Bela Negara Lahat bekerjasama dengan beberapa Organisasi Kepemudaan yang ada di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan mengadakan penggalanan dana untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Organisasi kepemudaan yang terlibat diantaranya Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah Lahat, Laskar Merah Putih, Tapak Suci Putra Muhammadiyah Lahat, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lahat, SMA Negeri 5 Lahat, dan Falcomtek Lahat.

Aksi penggalangan dana ini sudah digelar sejak Kamis (10/10/2018), dan berlangsung hingga Jumat (11/10/2018). Direncanakan, penggalangan dana ini berlangsung sepekan.

Heri AS, Ketua Forum Bela Negara Lahat menjelaskan, penggalangan dana ini akan di laksanakan selama satu minggu. “Sesuai dengan keputusan rapat yang sudah di tetapkan bersama kegiatannya di mulai pada tanggal 11 sampai 18 Oktober 2018,” ujarnya.

Heri mengatakan, aksi ini merupakan kepedulian warga Lahat atas musibah yang menimpa saudara kita di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Ketua Laskar Metah Putih (LMP) Lahat Darmawansyah mengatakan, dirinya sangat mendukung kegiatan ini. “Selaku ketua LMP Kabupaten Lahat, sangat mendukung penggalangan dana ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh dana yang terkumpul nantinya akan dipergunakan untuk membantu korban di Sulteng.

Apriani Mutiara, Bendahara IKAM Lahat mengatakan, aksi ini merupakan program kerja IKAM. Ini program kemanusiaan. “Kami bergabungnya agar bisa bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita di Sulteng,” ujarnya.

Firdaus MN SE, Ketua Pimda 116 Tapak Suci Putra Muhammadiyah Lahat juga sangat mendukung aksi ini. Menurutnya, kepedulian pemuda ini, merupakan langkah yang perlu selalu dipupuk. “Kepedulian pada saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah, merupakan bentuk filantropi yang harus terus dipelihara,” ujarnya.