Para penerima SNI Award 2018 berfoto bersama. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM– Sebanyak 56 perusahaan dan organisasi penerap SNI mendapatkan anugerah SNI Award 2018. Anugerah tersebut diberikan setelah perusahaan dan organisasi tersebut melalui proses penilaian panjang dan dinyatakan sebagai penerap SNI terbaik.

Penghargaan diserahkan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya disaksikan oleh Menristekdikti Mohamad Nasir dalam acara Malam Anugerah SNI Award 2018 di Hotel Intercontintal, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu malam (21/11).

Bambang Prasetya mengatakan anugerah SNI kali ini merupakan yang ke-14 kalinya digelar sejak tahun 2005. Jumlah pesertanya dari tahun ke tahun mengalami perbedaan. Namun untuk tahun 2018 jumlahnya melonjak signifikan.

“SNI Award merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Republik Indonesia kepada organisasi yang dinilai telah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia secara konsisten,” jelas Bambang.

Tahun 2017 lalu, SNI Award dianugerahkan kepada 50 organisasi dan perusahaan yang berkinerja baik dan konsisten dalam menerapkan dan mempromosikan SNI. Pada tahun ini, 2018, penghargaan SNI Award diberikan kepada 56 organisasi dan perusahaan.

Kepala BSN Bambang Prasetya. (ist)

Organisasi yang mendaftar SNI Award, dari tahun ke tahun mengalami perubahan. Pada tahun 2015, sebanyak 151 organisasi yang mendaftar. Pada tahun 2016, sebanyak 108 organisasi/perusahaan. Pada tahun 2017, sebanyak 126 organisasi/perusahaan. “Pada tahun ini, sebanyak 208 organisasi/perusahaan  yang mendaftar. Dari jumlah tersebut lolos sampai tahap onsite atau kunjungan lapangan sebanyak 71 organisasi/perusahaan.

“Pada tahap berikutnya, penilaian oleh dewan juri, ditetapkan 56 organisasi/perusahaan sebagai penerima,” jelas Bambang.

Bambang melanjutkan, proses penilaian SNI Award dilakukan secara ketat oleh tim juri yang diketuai pakar ekonomi Rhenald Khasali dengan beranggotakan 19 orang yang ahli di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian. Para juri berasal dari industri, pemerintah, perguruan tinggi, asosiasi maupun pakar management, good goverment, sosial ekonomi, dan financial.

Penerima SNI Award tahun 2018 terbagi menjadi 12 kategori, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya mempunyai 10 kategori. Ada 2 kategori tambahan, yaitu kategori organisasi pendidikan menengah dan organisasi pendidikan tinggi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional, dan berlaku sekurang-kurangnya 2 tahun atau sejak tanggal 1 Maret 2016.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini akan diserahkan penghargaan khusus berupa Grand Platinum yakni suatu penghargaan yang diberikan kepada organisasi yang tiga kali berturut-turut mampu mempertahankan peringkat platinum. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen yang tinggi dalam menerapkan SNI secara konsisten dan berkelanjutan, berkinerja baik dan mampu menginternalisasi aspek sosial ekonomi dan lingkungan dalam organisasinya.

Kepala BSN Bambang Prasetya menyerahkan SNI Award 2018. (ist)

Diharapkan SNI Award dapat menjadi acuan organisasi untuk meningkatkan kinerja organisasi, karena SNI Award menilai berbagai aspek yang dapat mendorong kemajuan organisasi dalam mewujudkan kinerja yang lebih baik, termasuk manajemen dan kepemimpinan, fokus pada pelanggan, pengembangan sumberdaya, pengelolaan/realisasi produk, dan hasil bisnis.

Adapun kategori penerima SNI Award 2018 meliputi Organisasi Kecil Barang, Organisasi Kecil Jasa, Organisasi Menengah Barang Sektor Pangan, Pertanian dan Kesehatan. Organisasi Menengah Barang Sektor Elektroteknika, Logam dan Produk Logam, Organisasi Menengah Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka, Organisasi Menengah Jasa, Organisasi Besar Barang Sektor Pangan, Pertanian dan Kesehatan, Organisasi Besar Barang Sektor Elektro teknika, Logam dan Produk Logam, Organisasi Besar Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka, Organisasi Besar Jasa, Organisasi Pendidikan Menengah, dan Organisasi Pendidikan Tinggi.