Sejumlah Tokoh Bacakan Artikel Inspiratif pada Malam Anugerah Merak 2018

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berfoto bersama media peraih anugerah Merak 2018. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM– Artikel berjudul ‘Kami Ingin Anak-anak Pulang ke Indonesia’ menjadi salah satu artikel yang dinilai inspiratif oleh dewan juri Anugerah Media Ramah Anak (Merak) 2018 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Artikel yang tayang di laman Menara62.com pada 2 November 2018 kemudian dibacakan di depan tamu undangan Malam Anugerah Merak oleh Pemerhati Masalah Sosial Prof. Irwanto, Jumat (7/12).

Artikel itu sendiri bercerita tentang anak-anak keturunan Indonesia yang hidup di wilayah perbatasan Filipina. Status orangtua yang merupakan pendatang ilegal, membuat mereka tidak memiliki akta kelahiran, tidak terakses pendidikan dan hidup dalam kemiskinan.

Program pemberian akta kelahiran gratis yang digelar Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan KJRI Davao memberikan harapan baru bagi anak-anak tersebut untuk bisa sekolah lalu pulang ke Tanah Air Indonesia. Negeri yang sudah teramat lama ditinggalkan para orangtua mereka.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan media adalah mitra kerja yang selama ini ikut menyuarakan persoalan anak. Melalui media, hak-hak anak, persoalan anak yang terabaikan diangkat ke permukaan hingga menjadi perhatian semua kalangan.

“Karena itu sudah sepantasnya kami memberikan apresiasi kepada teman-teman wartawan yang telah berpartisipasi dan berkontribusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak dan menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik,” kata Yohana.

Menteri Yohana  mengungkapkan bahwa upaya pemenuhan hak anak perlu dilakukan bersama-sama. Melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, guru, akademisi, dunia usaha dan media.

“Hak anak yang terpenuhi secara optimal akan mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Saya berharap media menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik dalam mempublikasikan berita,” ujar Menteri Yohana.

Anugerah Merak 2018 merupakan serangkaian acara yang dimulai dengan Media Kompetisi 2018 yang telah berlangsung pada September-November 2018. Dalam kompetisi ini terdapat dua mata lomba diantaranya Lomba Penulisan Artikel dan Lomba Fotografi dengan tema Potret Indonesia, Kesadaran Keluarga Penuhi Hak Anak.

Proses penjurian lomba penulisan artikel dan telah dilakukan sejak 17-27 November 2018 dengan juri Lenny N. Rosalin, Arbain Rambey, Irwan Rinaldy, Masmimar Mangiang dan Melly Latifah. Dalam rangkaian penjurian dua lomba tersebut para juri telah memilih masing-masing 3 juara untuk lomba penulisan artikel dan lomba fotografi.

Acara Penganugerahan Piala Merak 2018 ini diisi dengan sesi diskusi yang mengangkat tema Perspektif Pemenuhan Hak dan Perlindungan khusus Anak dalam Kerja Jurnalistik, dengan enam narasumber diantaranya, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin; Dewan Pers, Agus Sudibyo; Co-founder Yayasan Pemantau Hak Anak, Antarini Arna; Founder Komunitas Ibu Cerdas, Fairuz Illoet, dan Redaktur Pelaksana Koran Tempo, Ali Nuryasin yang dimoderatori oleh Antropolog, Semiarto Aji.

Disamping diskusi, sejumlah tokoh dan wartawan turut membacakan narasi cerita inspiratif tentang anak diantaranya adalah Lenny N. Rosalin, Kak Seto, Mona Ratuliu, Irwanto, Antarini Arna dan Sonya Hellen Sinombor.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan media agar selalu melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pemenuhan hak anak. “Lewat acara ini, saya berharap media akan selalu bergerak untuk menyuarakan pemenuhan hak anak. Juga menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya keluarga untuk selalu memenuhi hak-hak anak,” jelasnya.

Selain memberikan penghargaan kepada pemenang lomba artikel dan foto pada Media Kompetisi 2018, Kemen PPPA juga memberikan penghargaan kepada Media dan Wartawan Menginspirasi yang peduli terhadap isu pemenuhan hak anak.