Lazismu Purworejo Tingkatkan Target 2019 Jadi Rp 7 miliar

Lazismu Purworejo Tingkatkan Target 2019 Jadi Rp 7 miliar
Rakorda Lazismu Purworejo targetkan pencapaian ZIS Rp7 miliar pada 2019

PURWOREJO, MENARA62.COM -– Lazismu Purworejo Tingkatkan Target 2019 Jadi Rp 7 miliar. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Purworejo meningkatkan target penerimaannya untuk tahun 2019. Target itu menjadi Rp 7 miliar, setelah sebelumnya pencapaian pada tahun 2018 melampaui target 5 Miliar, yang sebelumnya ditetapkan.

Tahun 2018, pencapaian penerimaan Lazismu Purworejo, total Rp 5.671.191.310,00 yang terdiri dari Zakat, Infaq, Sadaqah dan program qurban-Mu. Raihan target ini disampaikan Moh Mansur Ketua Lazismu Kabupaten Purworejo pada Rapat Kerja Daerah yang diselenggarakan di Aula SMP Muhammadiyah Purworejo pada Ahad (6/1/2019).

Dijelaskan Moh Mansur, agenda rakorda ini dimaksudkan untuk membangun persepsi yang sama tentang keberadaan lembaga ini.

“Dengan persepsi yang sama dan kebersamaan akan mampu tumbuh dan berkembanglah LazisMu ini di Kabupaten Purworejo. Selain itu agenda kali ini juga jadi wahana evaluasi program kerja 2018 serta sekaligus menyusun merencanakan program kerja 2019. Dimana sudah dicanangkan oleh tingkat pusat yang kemudian di-break down ke tingkat provinsi dan daerah,” ujarnya.

Lebih jauh lagi dipaparkan, berkaitan dengan program unggulan yang dicanangkan pada tahun 2019 yakni penghimpunan Rp 7 miliar. Target ini untuk mendukung implementasi SIM ZISKA, ZISKA satu pintu, Layanan Ambulance Gratis, UMKM, Beasiswa Kader dan inisiasi hidupkan kembali PKU Muhammadiyah Purworejo.

Sasaran Layanan Mobil Ambulance Gratis Masyarakat umum dengan prioritas Fakir Miskin, Kecelakaan dan sakit butuh rujukan, Situasi kebencanaan dan kegiatan sosial kemanusiaan.

“Sedikit demi sedikit LazisMu terus berkembang untuk melayani jamaah yang menitipkan sebagian rezekinya seperti zakat, infaq, sadaqah dan lainnya melalui LazisMu semakin amanah, dipercaya dalam menolong sesama umat yang ada di Kabupaten Purworejo khususnya dan lebih luas lagi di berbagai daerah di Indonesia – luar negeri melalui donasi kemanusiaan,” ujar Moh. Mansur.

Pada rakorda kali ini diikuti perwakilan kantor layanan LazisMu setiap kecamatan, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo, perwakilan majelis Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Purworejo dan organisasi otonom Muhammadiyah. Selain dilaksanakan evaluasi dan perencanaan ke depan juga disampaikan pemahaman bersama pada delegasi bahwasanya  kriteria lembaga zakat terpercaya yakni sumber daya manusia yang handal, sistem keuangan yang sistematis, leadership yang baik dan target yang jelas. Sumber daya ini diharapkan dapat diterapkan oleh setiap layanan yang diberikan LazisMu.

Ditambahkan Pujiono Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purworejo yang memberikan harapan ke depan dengan adanya LazisMu ini dapat membangkitkan gerakan pemberdayaan ekonomi dan masyarakat semakin komprehensif. “Semoga menjadi kebgnkitan Muhammadiyah dalam pemberdayaan umat sekaligus pemberdayaan ekonomi. Dengan semboyannya Zakat Hebat – LazisMu Luar Biasa – Muhammadiyah Maju nya itu harus punya trust kepercayaan publik yang kemudian Muhammadiyah bisa kembangkan AUM, semua program Muhammadiyah dengan LazisMu serta wujudkan tujuan daripada Muhammadiyah itu sendiri,”harap Pujiono.

Penulis: Akhmad M