Razia kucing liar
Petugas merazia kucing liar di Rusun Tanah Abang. (ist/poskota)

JAKARTA, MENARA62.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan menunda razia anjing dan kucing liar. Sebab dua jenis binatang tersebut memiliki banyak komunitas pecinta hewan.

“Kami mempersilahkan komunitas untuk ikut merawat kucing dan anjing liar agar program pemerintah bisa lebih efektif,” kata Anies, Rabu (9/1).

Seperti dikutip dari Antara, Gubernur Anies mengatakan banyak sekali komunitas pecinta (kucing dan anjing) yang siap merawat, siap untuk terlibat.

“Karena itu ajak mereka untuk terlibat, tidak mungkin urusan seperti ini pemerintah bekerja sendirian, justru malah tidak efektif,” lanjut Anies.

Di menjelaskan bahwa seluruh rencana razia kucing dan anjing dihentikan dan ditunda dulu. Sebelumnya razia akan dilakukan pada hari Selasa.

Anies juga menceritakan pengalamannya memelihara kucing di rumah yang ditemukan sekitar dua bulan lagi. Kucing yang dipelihara sebelumnya saat ditemukan mengalami kekerasan sampai kakinya rusak dan harus diamputasi.

“Lalu ditawarkan siapa yang ambil, lalu kami ambil untuk diadopsi. Seperti ini mudah sekali terjadi, tidak harus negara yang mengadopsi, bisa banyak sekali orang,” katanya.

Ditambahkannya bahwa rencana aksinya dilakukan bersama komunitas dan masyarakat.

“Kebersihan yang menjadi masalah apalagi di sekitar pasar – pasar itu dan begini kita juga banyak menerima keluhan dari warga untuk binatang-binatang yang tidak dirawat di lingkungannya supaya ada yang mengambil dari warga,” kata Anies.