Tasharuf Zakat, “SAVE OUR SCHOOL”

Tasharuf Zakat, “SAVE OUR SCHOOL”
Tasharuf Zakat, “SAVE OUR SCHOOL”

Dalam kesempatan pengajian Ahad pagi Majelis Tabligh PDM Kota Semarang pada tanggal 20 Januari 2019, Lazismu melaksanakan penyerahan tasharuf zakat kepada 5 orang kepala SD Muhammadiyah di Kota Semarang. Penyerahan secara simbolik dilaksanakan oleh ustad DR H Zuhad Masduki MA, yang pagi hari itu bertugas menjadi pemateri pengajian.

Hadir dalam kesempatan itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Pembina Lazismu, Drs H Yusuf Hidayat. Dalam amanatnya, ia menyampaikan agar jamaah melaksanakan zakat dan infaqnya melalui Lazismu. Terbukti dengan dana ZIS yang terkumpul sangat bermanfaat untuk membangun gerakan dakwah Muhammadiyah di berbagai bidang.

Seperti yang dilaksanakan pagi itu penyerahan tasharuf zakat untuk asnaf fisabilillah, berupa bantuan operasional sekolah senilai @ Rp. 500.000, yang diberikan kepada 5 sekolah SD setiap bulan.

Selain itu, Yusuf juga berpesan kepada jamaah agar memanfaatkan kesempatan infaq yang ditawarkan Lazismu sebaik-baiknya, dengan mengisi kotak infaq “Keluarga sakinah” yang telah di berikan kepada jamaah. Dengan disertai keikhlasan beramal, diharapkan akan mewujudkan keluarga sakinah dan hidup yang penuh berkah.

Selesai penyerahan tersebut, DR Zuhad juga berpesan kepada para kepala sekolah agar jangan pernah menyerah dalam berjuang, dan selalu menjaga semangat tinggi dalam menghadirkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Perjuangan itu, merupakan tugas mulia membentuk generasi pemimpin masa depan bangsa. Dirinya juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan layanan pendidikan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah, yang didalamnya berlandaskan ajaran Islam yang mulia.

Tasharuf zakat yang dilaksanakan tersebut, adalah bagian dari program Lazismu “Save our school” yang pada tahun ini di berikan kepada SD Muhammadiyah 01, 04, 07, 12 dan 13. Program tersebut akan berjalan beriringan dengan beberapa kegiatan lain seperti, pendidikan karakter kedermawanan siswa, orang tua asuh siswa, penguatan literasi sekolah berbasis infaq dan kedermawanan, pelayanan kesehatan siswa dll. Program dilaksanakan secara berkelanjutan dan akan di evaluasi setiap tahunnya. Demikian disampaikan kepala kantor Lazismu, Hasan yang menyertai kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Hasan juga menyampaikan kepada semua kepala sekolah bahwa Lazismu masih mengalami kendala keterbatasan sumber daya amil yang harus melayani ZIS di masyarakat. Untuk mengatasi hal itu dirinya menawarkan kepada setiap sekolah untuk membuka pintu pelayanan zakat, infaq dan shadaqah bekerjasama dengan Lazismu. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan ZIS di Kota Semarang menyebar lebih luas, hadir melayani umat di manapun AUM berada, dan manfaatnya mudah dirasakan oleh masyarakat banyak.