Menko PMK Puan Maharani
Menko PMK Puan Maharani bersama Special Representative Sekretaris Jenderal PBB Mami Mizutori. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Pemerintah Indonesia sepakat untuk membentuk payung kerjasama formal dengan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penanganan risiko bencana. Kesepakatan tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, dengan Special Representative Sekretaris Jenderal PBB (Special Representative of the Secretary General/SRSG) untuk Penanggulangan Risiko Bencana (Disaster Risk Reduction/DRR), Mrs. Mami Mizutori, di Jenewa.

Kesepakatan tersebut merupakan salah satu dari beberapa hasil pertemuan kedua pejabat tersebut pada tanggal 25 Januari 2019 di kantor UNISDR di Jenewa, yang juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Dr. Nila F. Moeloek dan Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Dubes Hasan Kleib.

“Penanganan bencana, baik dimulai dari upaya pencegahan, pengurangan resiko hingga penanggulangan selama dan pasca bencana selain merupakan tanggung jawab setiap negara, juga memerlukan dukungan dan kerjasama internasional” ujar Menko PMK dalam siaran persnya, Sabtu (26/1/2019).

Oleh karena itu pembentukan payung kerjasama ini merupakan langkah penting utamanya dalam mapping terkait kebutuhan peningkatan kapasitas dalam pengurangan resiko dan penanggulangan bencana baik ditingkat pusat maupun di daerah, antara lain melalui pelatihan, tegas Menko PMK lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK mengungkapkan bahwa Indonesia senantiasa aktif berpartisipasi dalam semua pertemuan tingkat menteri di bidang PRB, dan bahkan menjadi tuan rumah dari the 5th Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction pada tahun 2012.

Sementara Menteri Kesehatan RI juga menambahkan terkait pentingnya penanganan isu-isu kesehatan dalam upaya pengurangan resiko bencana. Dalam kaitan itu, disampaikan bahwa Kementerian Kesehatan telah membentuk Pusat Krisis Kesehatan yang bertanggung jawab dalam penanganan aspek kesehatan dan penyebaran penyakit pasca bencana.

SRSG Mizutori mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin sangat baik dengan Pemerintah Indonesia sebagai Global Champion DRR dan sepakat untuk meningkatkan kerja sama tersebut melalui payung kerja sama formal. SRSG Mizutori juga sepandangan bahwa isu kesehatan sangat penting dalam penanggulangan bencana dan dalam kaitan itu UNISDR akan terus bekerja sama erat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Menko PMK dan Menkes RI berada di Jenewa dalam rangka menghadiri sidang the 144th Executive Board WHO.