kisah salim
Rijal Haula al Rasul tentang Salim Maula Abi Hudzaifah (ist)

Salim Maula Abi Hudzaifah adalah salah satu dari 10 orang mantan budak yang berpengaruh di zaman Rosulullah. Budak yang dimerdekakan oleh Abu Hudzaifah tersebut merupakan satu-satunya mantan budak sahabat Rosulullah yang tidak diketahui siapa orangtuanya.

Diolah dari tulisan M. Ishom el-Saha, Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin,  Banten, yang mengambil sumber pada Rijal Haula al Rasul, nama Abu Hudzaifah kemudian dilekatkan dibelakang nama Salim. Karena itu Salim kemudian dikenal dengan nama Salim Maula Abi Hudzaifah.

Berbeda dengan Said dan Bilal, sekalipun pernah menjadi budak tapi karena asal-usulnya ketahuan, maka setelah dimerdekakan disebut Zaid bin Haritash serta Bilal bi  Rabah.

Meski asal usulnya tak diketahui, Salim kemudian ditunjuk menjadi Maha Gurunya Tahfizd Qur’an dan Imam Majid Quba pada jaman Rosulullah. Penunjukan dua tugas yang besar tersebut karena Salim tergolong orang yang sangat fasih melantunkan ayat-ayat Al Qur’an. Bakat yang dimilikinya membuat Rasulullah SAW sangat menyayangi dan mempercayai Salim.

Dari ciri-ciri fisiknya, Salim Maula Abi Hudzaifah dikenali bukan sebagai orang Arab. Tapi beliau tergolong cerdas dan kuat ingatannya. Beliau adalah hafidz pertama dari bangsa ajam (non-Arab).

Rasulullah SAW suatu saat pernah berpesan kepada para sahabat: “Ambillah (riwayat dan cara baca) Alquran dari empat orang: Abdullah bin Mas’ud, Salim Maula Abi Hudzaifah, Ubai bin Kaab, dan Muazd bin Jabal. Prinsip Rasulullah, “Tak penting dari mana asal-usulnya yang penting berkualitas (taqwanya)”.

Prinsip ini juga dijalankan Abu Hudzaifah. Mantan budaknya itu dinikahkan dengan ponakannya sendiri yaitu Fatimah binti al-Walid bin Utbah. Sehingga dalam keluarga Abu Hudzaifah lengkap sudah berkumpul orang-orang penghafal Alquran, yang dijamin masing-masing akan membawa 10 tiket masuk surga.

Semua orang yang mengenal Salim Maula Abi Hudzaifah selalu mengelu-elukannya. Para sahabat menyebutnya “Salim orang sholeh”. Tak ketinggalan Rasulullah memujinya dengan berkata: “Alhamdulillah, Dia menciptakan dari sekian umatku orang sepertimu”.

Salim Maula Hudzaifah dipercaya Rasulullah menjadi imam mesjid Quba’. Sedangkan Rasulullah sendiri menjadi imam masjid Nabawi.

(Dikutip dari laman kemenag.go.id)