MDMC Sudah Terdaftar sebagai EMT di WHO

MDMC
MDMC menghadiri pertemuan Fourth Emergency Medical Team (EMT) Mentor Workshop di Jenewa Swiss (ist/mdmc)

JENEWA, MENARA62.COMMuhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menjadi satu-satunya Emergency Medical Team (EMT) asal Indonesia yang sudah terdaftar di Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Lembaga tersebut mendapat kehormatan untuk menghadiri “Fourth Emergency Medical Team (EMT) Mentor Workshop” di Kota Genewa, Swiss yang diselenggarakan WHO pada 23-25 Januari 2019.

Dalam kesempatan tersebut dr. Corona Rintawan, Sp.EM., Pengurus MDMC PP Muhammadiyah menjadi peserta perwakilan dari Indonesia bersama dengan perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI. Acara ini dihadiri oleh 54 peserta dari berbagai negara di benua Afrika dan Asia.

MDMC diundang karena keterlibatan aktif dalam berbagai respon tanggap darurat dan kemanusiaan di luar negeri dalam beberapa tahun terakhir. Workshop ini sudah kali keempat diselenggarakan oleh WHO dan diperuntukkan bagi calon mentor EMT di seluruh dunia. Workshop ini merupakan salah satu rangkaian upaya MDMC untuk melakukan verifikasi agar menjadi bagian dari EMT dengan standar internasional.

“Proses verifikasi WHO ini merupakan upaya dan komitmen Muhammadiyah untuk meningkatkan kapasitas tim medis bencana di tingkat global,” jelas dr Corona dalam siaran persnya, Senin (28/1/2019).

Dalam workshop ini para peserta dilatih berbagai hal terkait EMT terutama pemahaman, kapasitas, dan ketrampilan sebagai mentor EMT. Dengan begitu, diharapkan para mentor mempunyai kemampuan handal sehingga dapat menjadi pendorong, fasilitator dan pembimbing negara/lembaga yang mengajukan proses verifikasi sebagai EMT internasional.

Sampai dengan tahun ini sudah terdaftar 160 EMT dari seluruh dunia. Akan tetapi, baru 22 EMT yang telah lulus verifikasi. Di Indonesia sendiri, saat ini MDMC Indonesia adalah satu-satunya EMT yang terdaftar di WHO dan direncanakan lulus proses verifikasi di tahun 2019. (MDMC/Sapari/AT)