Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Bermain Angklung di Saung Angklung Udjo
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Bermain Angklung di Saung Angklung Udjo

BANDUNG, MENARA62.COM — Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, belajar angklung di rumah pertunjukan Saung Angklung Udjo, Rabu (6/2/2019)

Saung Angklung Udjo  merupakan sebuah tujuan wisata budaya dan edukasi yang lengkap. Tempat ini, memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu.

Disamping itu, kehadiran Saung Angklung Udjo di Bandung menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda, khususnya Angklung, kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan.

“Sejumlah 144 siswa dan 10 guru pendamping ikuti kegiatan ini bertujuan mengenalkan budaya Jawa Barat terutama alat musik angklung,” kata Ahmad Sukidi Kepala Sekolah SMP Muhammaidyah 1 Simpon yang juga ikut mendampingi.

Ahmad Sukidi mengharapkan, disamping siswa mengenal budaya yang dimiliki bangsa Indonesia khususnya angklung, siswa juga diminta menyelesaikan tugas laporan karya tulis untuk kelas VIII.

Hermawan, humas SMP Simpon menceritakan, siswa datang diberi tanda kalung berbandul angklung sebagai sauvenir dan sebuah es lilin. Acara dilanjutkan dengan melihat pertunjukan yang berisi beberapa penampilan pendek yang spektakuler. Seperti : demonstrasi Wayang Golek, upacara Helaran, seni tari tradisional, angklung pemula, angklung orkestra, masal, arumba, dan diajak main angklung bersama seluruh penonton yang memegang angklung sendiri-sendiri.

Hermawan menambahkan di akhir pertunjukan, para penonton akan diajak untuk menari bersama anak–anak. Pertunjukan Bambu Petang dikembangkan dari sebuah konsep Kaulinan Urang Lembur yang diciptakan oleh Udjo Ngalagena.