Melayu Day of Yale
Dari kiri-kanan : Gilang Kumari Putra, Ketua Pusat Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (P3KA) UHAMKA, Fendriano Mafrandana, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, Bymie Islamiati, mahasiswi program studi Farmasi dan Kepala KUI UHAMKA Purnomo Syaepurohman pada Melayu Day of Yale

YALA, MENARA62.COMUniversitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) berpartisipasi aktif pada festival Melayu Day of Yala ke-6 yang berlangsung di Taman Gajah Putih, Kota Yala, Thailand. Kegiatan yang berlangsung 8-10 Februari 2019 tersebut diikuti oleh tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Melayu Day of Yala 2019 digelar dalam rangka mempromosikan pendidikan Indonesia dan mempererat kerjasama dengan pemerintah serta perguruan tinggi di Malaysia dan Thailand Selatan. Ini menjadi kegiatan rutin tahunan yang mempertemukan para seniman Melayu dari tiga Negara peserta. Termasuk di dalamnya berbagai universitas serumpun Malaysia yang memiliki ciri khas daerahnya masing-masing. Sehingga ajang ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi budaya Indonesia khususnya kreativitas budaya Melayu Indonesia ke tengah-tengah komunitas internasional.

UHAMKA sendiri mengirimkan dua orang mahasiswa yaitu Fendriano Mafrandana, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi dan Bymie Islamiati, mahasiswi program studi Farmasi. Fendriano tampil membawakan lagu Sudahlah, Zapin Melayu dan Tarian Nandhak Betawi. Sedangkan Bymie Islamiati menyanyikan lagu Ijuk dan Laksmana Raja di Laut.

Baca juga:

Keberangkatan dua mahasiswa UHAMKA tersebut didampingi oleh Purnama Syaepurohman, Ph.D, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UHAMKA dan Gilang Kumari Putra, S.Sos, M.I.Kom, Ketua Pusat Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (P3KA) UHAMKA.

Purnama Syaepurohman, Ph.D, Kepala KUI UHAMKA dalam siaran persnya mengatakan hakikatnya budaya menjadi salah satu pemersatu bagi siapapun. Budaya juga mampu mengkomunikasikan apapun dan dapat ditunjukan kepada siapapun.

“Dan budaya Melayu sudah dinggap menjadi bagian dari budaya dunia,” jelas Purnomo, Minggu (10/2/2019).

Pada kegiatan tersebut Pemerintah Kota Yala berkejasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Di Songkhla menyediakan booth pameran bagi setiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) untuk mempromosikan kampusnya masing-masing. Serta memberikan kesempatan mahasiswa/i PTM untuk unjuk kebolehan dalah hal seni melayu.

Harapannya UHAMKA dapat lebih meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan dengan Thailand dan negara serumpun lainnya, sehingga akan lebih banyak mahasiswa internasional untuk dapat merasakan pendidikan di UHAMKA dan menggembirakan dakwah persyarikatan Muhammadiyah.