Muhammadiyah Jadi Filter Informasi
Muhammadiyah Jadi Filter Informasi. Menkominfo Rudiantara memberikan pengantar dalam Forum Dialog dan Literasi Media Sosial di Bengkulu, Kamis (14/2/2019).

BENGKULU, MENARA62.COM — Menteri Kominfo dan Informasi Rudiantara menilai, Muhammadiyah jadi filter informasi. Peran ini amat penting, mengingat saat ini banyak informasi hoax yang menyebar di masyarakat.

“Dengan adanya fikih informasi Muhammadiyah, saya sangat terbantu. Nanti, saya kemana-mana akan bawa buku ini. Sy akan bicara kemana-mana sosialisasi untuk mengelola informasi,” ujar Rudiantara dalam Seminar Pra Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Kamis (14/2/2018).

Rudiantara berharap, buku fikih informasi Muhammadiyah tidakhanya untuk ekonsistem Muhammadiyah. “Karena warga Muhammadiyah rata-rata sudah cerdas. Tetapi, buku ini harus disebarkan ke masyarakat. Saya sangat berterimakasih untuk itu,” ujarnya.

Ia juga berharap, Muhammadiyah harus jadi lokomotif untuk roadshow ke berbagai tempat untuk mensosialisasikan fikih informasi. “Saya berharap, Muhammadiyah dapat menarik gerbong masyarakat untuk lebih melek informasi yang sehat,” ujarnya.

Pemerintah, menurutnya, juga tidak tinggal diam. Pemerintah, selalu menyisir informasi yang dianggap hoax. “Bahkan pengaduan masyarakat dibuatkan tiketing agar lebih transparan. Setiap masyarakat dengan memiliki tiketnya, akan bisa mendeteksi laporannya, apakah difollow up atau tidak,” ujar.