Ruang Menag dan Sekjen Kemenag disegel

Ruang Menag dan Sekjen Kemenag disegel
Ruang Menag dan Sekjen Kemenag disegel. Buntut dari penangkapan Romahurmuziy (Rommy), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan. Papan Reklame Rommy bertebaran dimana-mana

Ruang kerja Menteri Agama dan Sekjen Kementrian Agama disegel Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Berani sekali petugas KPK ini! Mereka bekerja bak buldozer.

Kementrian Agama, merupakan sebuah lembaga yang kerjanya mengamankan dan menjaga moral moral keagamaan. Memprihatinkan, jika betul penyegelan ini terkait dengan suap jual beli jabatan.

Ini di Kementrian Agama lho, kementrian yang diagul-agulkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kementrian yang tiap tahunnya mendapat amanat untuk mengatur dan melayani calon jemaah haji Indonesia.

Lebih memprihatinkan lagi, jika dari ruang yang disegel itu, KPK mendapatkan apa yang dicari.

Pagi ini, Sabtu (16/3/2019), Antara pun melansir, KPK mengonfirmasi penyegelan ruangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Mohamad Nur Kholis Setiawan

“Yang pasti begini, ketika tim KPK datang ke Kemenag kan salah satu ruangan yang disegel itu kan ruangan sekjen dan ruangan menteri, dua itulah setidaknya yang disegel,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta pada Sabtu dini hari.

OTT

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy di satu hotel di Surabaya pada Jumat (15/3/2019) pagi sekitar pukul 07.50.

Padahal, papan reklamenya yang berisi ajakan untuk membangun bangsa bertebaran dimana-mana.

Selain Rommy, KPK juga mengamankan llima orang lainnya termasuk Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin, Kepala Dinas Kementerian Agama Gresik Muafaq Wirahadi, pihak swasta Agtaria Adriana.

Sedangkan Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan datang ke KPK pada Jumat malam, sebelum Rommy tiba di gedung KPK dari Surabaya.

“Kemarin sekitar pukul 20.00 Sekjen Kementerian Agama datang ke kantor KPK karena sebelumnya kan ada beberapa ruangan di Kemenag yang disegel ada kebutuhan klarifikasi, tapi apa yang diklarifikasi tentu saya belum bisa sampaikan ya,” ujar Febri

Rommy diamankan karena diduga menerima uang untuk pengaturan jabatan di Kemenag.

“Pokok perkaranya itu kan terkait dengan pengisian jabatan ya pengisian jabatan pimpinan tinggi. Pimpinan tinggi ada beberapa lapis, di bawah pimpinan tinggi bisa di pusat bisa di daerah misalnya kalau di daerah. Kalau di daerah kan ada Kanwil atau jabatan-jabatan yang lain,” ujar Febri.

KPK juga menyita uang dalam mata uang rupiah pada OTT tersebut.

“Yang disita seratusan juta yang diamankan di lokasi dalam bentuk mata uang Rupiah,” ujar Febri.

KPK akan melakukan konferensi pers mengenai status hukum Rommy pada hari ini sekitar pukul 11.00 WIB.