danau sentani
lustrasi - Sejumlah siswa menaiki perahu melintasi banjir akibat luapan Danau Sentani di Yahim, Sentani Tega, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (11/03/2019). (ANTARA FOTO/GUSTI. TANATI)

JAYAPURA, MENARA62.COM – Tingginya curah hujan yang mengguyur Jayapura dalam beberapa hari terakhir ini menyebabkan permukaan air danau Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, meluap. Ribuan warga yang tinggal di pulau-pulai kecil dan pesisir danau mengungsi.

“Ribuan warga yang bermukim di sekitar Danau Sentani mengungsi ke tempat relatif lebih aman karena air dari danau tersebut meluap, kata Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Viktor Makbon dikutip dari Antara, Selasa (19/3/2019).

Belum bisa dipastikan berapa jumlahnya namun diperkirakan mencapai ribuan karena ada beberapa pulau di Danau Sentani yang dihuni masyarakat.

Sejak Senin (18/3) petang, air Danau Sentani dilaporkan meluap hingga menyebabkan masyarakat yang mendiami pulau-pulau dan pesisir danau itu mengungsi ke berbagai wilayah di Sentani.

Dia mengatakan naiknya air danau tersebut diperkirakan akibat tingginya curah hujan. Air sungai yang ada di sekitar Sentani meluap dan air ke danau itu.

Ketika ditanya tentang jumlah korban meninggal akibat banjir bandang, Kapolres Jayapura Viktor Makbon mengatakan kemungkinan terus bertambah karena pencarian terhadap korban masih dilakukan tim.

“Laporan orang hilang saat tercatat 79 orang,” kata Makbon yang juga mantan Kapolres Mimika itu.

Ia menambahkan selain penduduk sekitar danau yang mengungsi, hal serupa juga dilakukan ribuan warga di sekitar Sentani yang terdampak langsung banjir bandang belum lama ini.

Untuk meringankan beban warga maka dapur umum sudah dibuka di beberapa lokasi, termasuk di Markas Polres Jayapura di Doyo.