MRT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjabat tangan dengan Presiden Jokowi usai peresmian MRT. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Setelah melalui proses pembangunan yang memakan waktu cukup panjang, akhirnya DKI Jakarta memiliki Mass Rapid Transit atau MRT. Moda angkutan massal tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan Gubernur Anies Baswedan, Ahad (24/3/2019).

Dalam sambutannya, Gubernur Anies mengucapkan syukur pada akhirnya pembangunan MRT bisa diselesaikan. Dan kini, warga Jakarta bisa memanfaatkan MRT tersebut.

Gubernur Anies juga mengucapkan terimakasih kepada para gubernur DKI Jakarta yang telah mengawal dibangunnya MRT. Mulai dari Gubernu Sutiyoso, Gubernur Fauzi Bowo, Gubernur Joko Widodo, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, dan Gubernur Djarot Saeful Hidayat.

“Saya juga mengapresiasi peran pemerintah pusat yang sudah ikut terlibat dalam penyelesaian proyek MRT. Terimakasih kepada mitra asing dan swasta, JICA, Kedubes Jepang yang sudah terlibat dalam proyek kolosal ini,” kata Anies.

Proyek ini lanjut Anies disebut proyek kolosal karena ada 253.553 pekerja yang terlibat dalam proyek MRT sejak fase 1 groudbreaking hingga selesai. Jumlah tersebut belum termasuk 546 orang karyawan PT MRT.

“Mereka semua bekerja dalam sunyi, jauh dari liputan media, tapi oleh tangan-tangan mereka, sejarah baru ditorehkan di ibu kota. Terimakasih tak terhingga untuk mereka,” ucap Anies.

Peresmian penggunaan MRT tersebut diikuti ribuan warga Jakarta. Mereka antusias memadati lokasi Bundaran HI tempat dipusatkannya acara seremonial sejak pagi buta.

Selama 1 bulan penuh, MRT yang menghubungkan Bundaran HI-Lebak Bulus tersebut rencananya akan digratiskan. Setelah itu baru diberlakukan tariff resmi yang sudah disubsidi pemerintah DKI Jakarta.