Ratusan Kain Wastra Koleksi Ibu Negara akan Dipamerkan pada Festival Wastra Nusantara

festival wastra nusantara
dari kiri-kanan: Samuel Wattimena, perancang busana, Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan dan Amurwani, Kepala Museum Kepresidenan Balai Kirti.

JAKARTA, MENARA62.COM – Upaya memperkenalkan, melestarikan dan memajukan kain wastra Nusantara sebagai kekayaan budaya bangsa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar Festival Wastra Nusantara. Kegiatan yang akan dibuka resmi oleh Ibu Negara Iriana tersebut mengambil tempat Museum Kepresidenan-Balai Kirti, Bogor pada 8-14 April 2019.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan pameran Wastra Nusantara ini merupakan ajang apresiasi karya seni budaya bangsa Indonesia bagi masyarakat luas. Ada banyak koleksi kain wastra yang akan dipamerkan, mulai dari kain wastra koleksi ibu Negara pertama yakni Fatmawati hingga ibu Negara yang sekarang Iriana. Termasuk koleksi kain-kain wastra yang ada di sejumlah museum di Indonesia.

“Tercatat ada 150 koleksi yang kami pinjam untuk dipamerkan pada ajang ini. Semua adalah karya anak bangsa,” kata Hilmar, Senin (1/4/2019).

Menurut Hilmar dalam perjalanan menjadi ibu Negara tentu banyak memiliki kain-kain wastra baik pemberian, cinderamata atau membeli. Juga tokoh-tokoh nasional, mereka pasti memiliki koleksi-koleksi kain wastra.

Semua koleksi tersebut baik yang masih menjadi koleksi pribadi maupun sudah diserahkan ke museum akan ditampilkan dalam Festival Wastra Nusantara. Masyarakat umum bisa melihatnya mulai tanggal 9 April hingga 14 April 2019.

Kepala Museum Kepresidenan- Balai Kirti Amurwani menjelaskan pada acara pembukaan, lebih dari 700 orang direncanakan akan hadir. Tetapi pada hari berikutnya yakni mulai tanggal 9 April, kapasitas balai Kirti bisa dimaksimalkan hingga 1.500 orang per hari.

“Khusus untuk pembukaan, kami terpaksa membatasinya karena memang animo masyarakat sangat tinggi untuk datang. Sementara kapasitas duduk hanya 500. Jadi kalau sampai ke halaman, bisa kami tampung 700 orang,” katanya.

Selain pameran kain wastra dari ibu Negara dan tokoh-tokoh nasional, Festival Wastra Nusantara juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan tari Gebyar Wastra, peragaam busana, bazaar, seminar Wastra Nusantara dan belajar bersama di museum.

“Untuk peragaam busana, kami berkolaborasi dengan 11 perancang busana Indonesia dan 12 peragwati senior,” kata Samuel Wattimena, coordinator peragaan busana.

Dengan desain yang unik, menarik dan kekinian, Sameul berharap Festival Wastra Nusantara dapat menarik generasi milenial untuk ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Milenial bisa berburu kain-kain tradisional, kain-kain asli Nusantara malai dari batik, tenun hingga songket. Juga berbagai karya kerajinan lainnya dari berbagai belahan Nusantara.