Ibadah Haji Erat Kaitannya dengan Persoalan Kesehatan

haji
Petugas Kesehatan haji tengah membantu jamaah yang sakit. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Ibadah haji tidak bisa dipisahkan dari persoalan kesehatan. Mengingat ibadah haji membutuhkan persiapan fisik yang cukup baik.

Karena itu, Kementerian Agama merekruit tenaga Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH). Tim yang sudah dibentuk mulai 2018 tersebut beranggotakan para dokter.

“Tim ini memberikan pelayanan dan perlindungan kepada jemaah haji agar memenuhi kriteria istitaah sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dalam kondisi sehat,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, dikutip dari laman sehatnegeriku. Ahad (14/4).

Menurutnya Kemenkes memiliki visi untuk mengoptimalkan penyelenggaraan haji. Pencapaian visi ini perlu kolaborasi erat dengan Kementerian Agama.

“Ibadah dan kesehatan menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ini yang kita inginkan. Jika dipisahkan maka tidak bisa jalan ibadahnya,” terang Eka.

Para dokter anggota P3JH (Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji) ini ditentukan oleh Kemenag. Eka yakin para dokter yang direkruit Kemenag ini memiliki komitmen yang baik untuk bidang kesehatan.

Dalam penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi, P3JH ini akan bekerja sama dengan Tim Gerak Cepat (TGC) dan juga Tim Promotif Preventif (TPP) yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan.

Khusus untuk TPP, diharapkan dapat proaktif menjalin kerja sama erat dengan tim pembimbing ibadah haji (TPIH, TPIHI) dan perangkat kelompok terbang (Karom, Karu) di tiap kloter. Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya, khususnya saat memberikan penyuluhan, maka jemaah haji akan mendapat dua macam informasi yang lengkap, aspek ibadah maupun kesehatan. Kolaborasi ini harus bekerja maksimal untuk menjangkau 507 kloter.

TPP diperkuat oleh 22 orang tenaga kesehatan yang terdiri atas 5 dokter umum, 1 dokter spesialis, 4 orang Ners/perawat, dan kesehatan masyarakat sebanyak 12 orang. TPP menjadi bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan tahun 2019 yang direkrut Kemenkes sejak Januari 2019. PPIH 2019 terbagi menjadi Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Kuratif Rehabilitatif (TKR), Tim Promotif Preventif (TPP) dan Tim Kesehatan Lainnya (TKL).