Ketika Ramanda Muhsinun Bercerita di SMP Simpon

Ketika Ramanda Muhsinun Bercerita di SMP Simpon
Ketika Ramanda Muhsinun Bercerita di SMP Simpon

Siswa SMP Simpon mendapatkan cerita pengalaman dari Kwartir Pusat Hizbul Wathan Ramanda Muhsinun. Kisah itu disampaikan dalam kegiatan perkemahan tahunan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo.

Perkemahan yang diikuti sekitar 140 peserta bagi kelas VII. Perkemahan ini dilaksanakan di lapangan Karanglo Matesih Karanganyar selama tiga hari dari tanggal 12-14 April 2019.

Perkemahan kali ini dibuka secara langsung dari Kwartir Pusat Hizbul Wathan Ramanda Muhsinun dalam upacara pembukaan perkemahan Hizbul wathan SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo.

Kata ramanda adalah panggilan akrab bagi kakak-kakak senior laki laki. Begitu juga panggilan akrab bagi ramanda Muhsinun, yang merupakan pengurus kwartir pusat Hizbul Wathan. Ia menyampaikan kisahnya dalam acara materi pengenalan sejarah HW bagi siswa peserta perkemahan.

Muhsinun menceritakan pengalamannya saat mengikuti kepanduan HW ini. Menurutnya, generasi muda sebagai kader-kader Muhammadiyah, harus mengenal dan mengikuti kepanduan ini. HW harus diikuti dengan semangat, sebagai bentuk pendidikan kemandirian dan melatih kepemimpinan sebagai generasi bangsa.

Muhsinun juga mengharapkan siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, untuk selalu melatih diri mengenal kepanduan HW. Selain itu, mereka juga diminta untuk memasyarakatkan kepanduan HW ini kepada masyarakat.

Masyarakat perlu lebih dikenalkan lagi, bahwa di Muhammadiyah memiliki kepanduan yang bernama Hizbul Wathan. Kalau menilik arti katanya, berarti golongan yang cinta tanah air, yang telah berdiri sejak 30 Januari 1920. Kepanduan ini didirikan atas prakarsa dari KH Ahmad Dahlan, yang saat itu melihat anak-anak muda sedang berlatih baris berbaris dengan seragam yang sama di alun-alun Mangkunegaran Surakarta. Sejak itu, ia berkeinginan Muhammadiyah perlu memiliki kepanduan untuk melatih kader-kader Muhammadiyah.

“Perkemahan yang dilaksanakan SMP Muhammadiyah 1 Simpon ini bertujuan untuk melatih kemandirian bagi siswa,” kata Pramuseto Rahman, ketua pelaksana perkemahan ini.

Pramuseto juga menambahkan, kegiatan ini diberikan materi perkenalan HW, tehnik kepanduan, Al Islam Kemuhammadiyahan, jelajah alam, lomba kebersihan tenda, pentas seni, olah raga dan kegiatan keseharian.