PP-IPTEK Kembali Gelar Indonesia Science Day

pp iptek
Keterangan pers terkait ISD 2019 yang digelar PP IPTEK

JAKARTA, MENARA62.COM – Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) kembali menggelar kegiatan Indonesia Science Day (ISD). Ajang yang berlangsung di PP IPTEK TMII, Jakarta Timur tersebut rencananya akan dibuka resmi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir pada Kamis (25/4/2019).

Ika Mian Karlina, Ketua Pelaksana ISD 2019 menjelaskan ISD 2019 merupakan ajang berbagai kegiatan sains yang didesain dengan konsep mendidik, menginspirasi, dan menghibur masyarakat khususnya generasi muda dalam memajukan sains dan teknologi.

“Kami mengundang masyarakat untuk bersama-sama menyaksikan rangkaian ISD 2019 yang akan berlangsung 25-28 April 2019,” kata Ika, Selasa (23/4/2019).

Rangkaian ISD 2019 akan diisi dengan berbagai kegiatan antara lain pameran inovasi dan pendidikan yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, universitas dan sekolah. Selain itu akan ada peresmian dua wahana baru, yakni Wahana Inovasi Indonesia dan Wahana Digital World. Pengunjung bisa mengikuti workshop, talkshow, dan lomba.

BACA JUGA:

Tidak ketinggalan pula berbagai kegiatan science interactive spesial khas PP-IPTEK, diantaranya Science Show, Sanggar Kerja Sains, Demonstrasi Roket Air, Peneropongan Matahari, Hidroponik yang merupakan program sains reguler PP-IPTEK, dapat disaksikan dan dipraktekkan langsung oleh pengunjung selama kegiatan ISD 2019 berlangsung.

Peserta pameran ISD 2019 diikuti oleh sebanyak 74 instansi yang terdiri atas 17 Instansi Kementerian dan Non Kementerian (LPNK) serta komunitas, 52 perguruan tinggi dan 6 sekolah.

Sementara itu Direktur PP-IPTEK Syachrial Annas mengatakan ISD tahun ini merupakan tahun kedua. Pihaknya berencana even ISD akan dijadikan kegiatan rutin tahunan yang melibatkan banyak pihak.

“Dengan melihat animo dan antusiasme yang tinggi dari para instansi kementerian dan non kementerian, perguruan tinggi, dan sekolah di Indonesia, PP-IPTEK akan menyelenggarakan kegiatan ISD sebagai program tahunan,” jelasnya.

ISD jelasnya menjadi salah satu bentuk penerapan fungsi PP-IPTEK sebagai science center pertama di Indonesia dalam mendukung tumbuhnya masyarakat yang inovatif dan sumber pembelajaran Iptek masyarakat, khususnya generasi muda.