Tahun Ini, BCI Asia Awards Digelar di 7 Negara

bci asia awards
Mathias Krups, CEO BCI Asia (tiga dari kanan), Pietter Sanjaya, General Manager of BCI Asia Jakarta (4 dari kanan), Candice Lim, Business Manager and Publishing (kedua dari kanan) dan Cahyono Siswanto, National Research Manager Indonesia (paling kiri) berfoto bersama sebelum acara BCI Asia Awards 2019.

JAKARTA, MENARA62.COM – Grup media konstruksi BCI kembali menggelar BCI Asia Awards 2019. Ajang penghargaan bagi perusahaan pengembang dan konsultan arsitektur tahun ini merupakan yang ke-15 kalinya.

“Tahun ini BCI Asia Awards digelar di 7 negara Asia yakni Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina dan Thailand,” papar Mathias Krups, CEO BCI Asia, Selasa (23/4/2019).

BCI Asia Awards menurutnya merupakan apresiasi bergengsi bagi pengembang dan konsultan arsitektur yang telah membangun dan merancang bangunan dengan volume terbesar di sejumlah Negara Asia. Selain itu, BCI Asia Awards juga penting untuk mendorong penciptaan arsitektur yang bertanggungjawab secara social.

“Merayakan 15 tahun kepemimpinan dalam dunia desain dan bangunan, BCI Asia Awards tetap menjadi salah satu penghargaan paling ditunggu dalam industri bangunan regional,” lanjut Mathias.

Imbas dari pemberian anugerah itu jelas Mathias bisa dilihat dari proses pemetaannya, dimana para market leader melakukan pembangunan di sektor konstruksi dan tetap optimistis mencapai value yang signifikan di tengah kondisi ekonomi makro dan mikro di Indonesia

Sementara itu Pietter Sanjaya, General Manager of BCI Asia Jakarta menjelaskan BCI Asia Awards diperuntukkan bagi Top 10 Arsitek dan Pengembang yang dipilih dengan persyaratan yang cukup ketat. Ke-10 arsitek dan pengembang tersebut merupakan perusahaan yang memiliki nilai agregat terbesar dari sisi proyek yang tengah dibangun selama satu tahun terakhir berdasarkan tingkat keberlanjutan mereka serta peringkat bangunan hijau yang terkonfirmasi.

“Kriteria untuk Top 10 Arsitek juga mencakup proyek-proyek dari tahap pra-tender sampai tahap awal pengkategorian untuk desain bangunan hijau,” jelasnya.

Dengan nilai-nilai portofolio yang tinggi, BCI Asia Top Ten Awards telah mendapatkan daya tarik dan keunggulan tersendiri dalam mengapresiasi para arsitek dan pengembang yang merupakan bagian integral dari industri tersebut.

Riset BCI Asia memperlihatkan bahwa bisnis konstruksi di Indonesia mengalami fluktuasi sepanjang 2016-2019. Pada 2016, nilai proyek konstruksi sempat menyentuh Rp 426,58 triliun atau bertumbuh 9,27% dibandingkan setahun sebelumnya.

Untuk 2019, BCI Asia memperkirakan nilai konstruksi di Indonesia mencapai Rp 419,14 triliun atau melemah tipis dibandingkan 2018 yang tercatat sekitar Rp 431,18 triliun.