Provinsi Banten telah Enam Kali Peroleh Anugerah Parahita Ekapraya
Provinsi Banten telah Enam Kali Peroleh Anugerah Parahita Ekapraya

TANGERANG, MENARA62.COM — Provinsi Banten telah enam kali peroleh anugerah Parahita Ekapraya.

“Mudah-mudahan di tahun mendatang program prioritas KPPPA dan Kementerian Desa bisa diprioritaskan lagi di Provinsi Banten,” ujar Andika Hazrumy, Wakil Gubernur Banten dalam sambutannya pada acara pembukaan rakornas yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KPPPA), di ICE, BSD – Tangerang, Banten, Rabu (24/4/2019).

Rakornas yang berlangsung tanggal 23 – 26 April 2019 itu, bertema Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia.

Menurut Andika, pemerintah provinsi Banten mempunyai komitmen tinggi terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Pemerintah Banten telah melakukan kebijakan yang mengutamakan kesetaraan dan keadilan gender. Kebijakan  ini telah dituangkan melalui Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor : 10 tahun 2005,” ujarnya.

Rakornas ini, dihadiri berbagai kalangan. Yaitu, pemerintah seperti bupati dan kepala dinas dari kabupate dan kota, masyarakat, dunia usaha dan profesi, media, kelompok keagamaan, serta rumpun Puspa (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak). Acara ini juga dihadiri Menteri KPPPA Yohana Yembise, Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  Eko Putro Sandjojo, dan Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong.

Pada acara ini, Andika juga menginformasikan beberapa pencapaian yang telah dicapai provinsi Banten. Antara lain memperoleh penghargaan dari KPPPA atas upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan anak.

Selain itu, Andika juga mengajak para peserta yang hadir dari seluruh daerah di Indonesia pada rakornas ini  untuk berkunjung ke daerah-daerah wisata yang ada di Banten.

“Sebelum kembali pulang usai Rakornas, para peserta bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Banten. Di sini ada wisata bahari seperti Pantai Anyer. Selain itu, kita juga telah merevitalisasi tempat bersejarah Kraton Kesultanan Banten, sehingga kini menjadi tujuan wisata religi dan wisata sejarah,” ujarnya.