Siswa Dari Empat SD Muhammadiyah Ikut Perkemahan di Sleman
Siswa Dari Empat SD Muhammadiyah Ikut Perkemahan di Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM — Siswa dari empat sekolah dasar Muhammadiyah ikut perkemahan di Sleman, Yogyakarta. Keempat sekolah itu adalah SD Muhammadiyah Macanan, SD Muhammadiyah Noyokerten, SD Muhammadiyah Girikerto dan Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta.

Kegiatan berupa Kemah Pandu Hizbul Wathan ini, diikuti 158 siswa, dari keempat sekolah tersebut. Kemah ini diselenggarakan di Desa Wukirharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Jumat-Sabtu (26-27/4/2019). Konsep “menyenangkan” tetap diutamakan, guna menumbuhkan daya kritis dan kreatif siswa.

Secara keseluruhan, kegiatan ini dinamakan Character Camp Community (C3). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengenalan dan penanaman nilai-nilai karakter kepada anak ataupun peserta didik.

Ada banyak fungsi dan kegunaan melakukan kegiatan belajar di luar kelas. Selain menghilangkan kejenuhan berada di dalam kelas, juga mengenalkan siswa akan lingkungan sekitar maupun masalah yang ada. Siswa tanpa disadari diarahkan untuk belajar mengamati segala hal yang ada di sekeliling mereka, mencatat hal-hal yang mereka anggap penting, bertanya, dan kemudian mendiskusikannya.

“Tujuan utama kemah ini sebagai ajang belajar siswa melatih kemandirian, kolaborasi dan komunikasi atau saling mengenal,” ujar Yudi, ketua panitia C3.

Selain itu, menurut Yudi, dalam kegiatan kemah ini, ditekankan beberapa komponen yang harus ada dan terlihat nilai karakter, yakni: religius, gotong royong, mandiri, integritas dan patriotisme.

Eko, salah satu pendamping mengatakan, C3 ini juga menggelar kegiatan jelajah alam dengan nama Sandi Caraka. Kegiatan  dilakukan dengan cara berkelompok dan masing masing kelompok diberi Sandi yang berbeda.

Tugas mereka mengingat sandi dan menyampaikan sandi pada satu pos inti. Caraka harus menyampaikan sandi secara utuh di setiap pos yang dituju. Tujuan kegiatan ini, agar peserta kegiatan memiliki keteguhan dan ingatan yang kuat untuk menyimpan dan menyampaikan sandi yang dibawanya, hingga sampai pada pos yang menjadi tujuan.

Keceriaan siswa dapat terlihat saat bermain dengan alam, berlarian, berteduh di tenda dan juga memperlihatkan penampilannya saat api unggun. Mereka bermain dan meneriakkan yel-yel sebagai bukti kekompakan dan semangat kebersamaan.

Penulis: Ailis