Cakupan Imunisasi Anak Alami Penurunan
Cakupan Imunisasi Anak Alami Penurunan

JAKARTA, MENARA62.COM – Imunisasi Lengkap, Indonesia Sehat. Itulah tema dari Temu Ilmiah dalam Rangka Pekan Imunisasi Dunia yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan para mitranya yang berlangsung di Aula Siwabessy, Kementerian Kesehatan pada Selasa (30/4/2019).

Masalah imunisasi menjadi masalah di seluruh dunia. Contohnya, penyakit Campak kini ada lagi setiap tahunnya, bahkan di Eropa dan Amerika. Indonesia juga pernah disibukkan dengan masalah-masalah terkait imunisasi seperti masalah vaksin palsu, kejadian luar biasa difteri sehingga harus dilakukan outbreak immunization, masalah informasi negatif terkait imunisasi dan banyak masalah imunisasi lainnya. Hal ini menyebabkan angka cakupan imunisasi rutin menjadi turun. Saat ini angkanya jauh sekali turunnya jika dilihat dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) tahun 2012. Hal ini diungkap oleh DR.Dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), FAAP selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, dalam sambutannya.

“Sehat dan sejahtera jiwa raga anak merupakan salah satu visi dan tanggung jawab dokter anak Indonesia. Namun tanpa bantuan dari banyak pihak dan stakeholder, IDAI tak bisa berbuat banyak. Jadi perlu partnership dari semua pihak untuk mencapai tujuan bersama. Peringatan Hari Pekan Imunisasi Dunia ini akan dilaksanakan oleh IDAI selama satu bulan penuh dan di seluruh cabangnya. Kita harus meningkatkan cakupan imunisasi ini.”

Imunisasi merupakan hal yang sangat penting. Bila bicara penyakit, tak ada yang bisa menolaknya. Setiap anak lahir tidak ada jaminan pasti sehat. Salah satu upaya mencegahnya dengan melakukan imunisasi. “Siapapun kelak yang menjadi pemimpin bangsa, masalah imunisasi harus menjadi perhatian. Karena kesehatan anak merupakan aset bangsa. Jika anak sakit maka aset bangsa akan turun.”