Tiga Kombinasi Suplemen Kesehatan ini Bisa Membuat Tubuh Fit Selama Puasa

suplemen
Tetap bugar selama puasa dengan suplemen kesehatan. (ist)

MENJAGA tubuh tetap fit dan bugar saat berpuasa memang tidak mudah. Perubahan pola makan, dengan aktivitas ibadah yang jauh lebih padat selama Ramadan, kadangkala membuat tubuh menjadi kurang fit dan bugar.

Itu sebabnya, selain mengonsumsi menu harian, suplemen makanan bisa menjadi solusi untuk memastikan kecukupan nutrisi bagi tubuh selama berpuasa. Suplemen tersebut tentu harus bersifat menambah zat yang kita butuhkan agar tubuh tetap sehat, prima dan segar.

“Untuk mendapatkan tubuh yang fit dan sehat sepanjang bulan puasa, kamu tentu harus menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhmu. Sebenarnya hal ini tidaklah terlalu sulit, namun sering menjadi hal yang terabaikan oleh banyak orang,” kata Head of Product Marketing PT CNI Lingke Tirta Kencana dalam siaran persnya, Sabtu (25/5).

CNI sendiri memiliki sejumlah produk suplemen yang bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama berpuasa, yakni suplemen CNI FamilyPack 3in1. Produk ini terdiri atas kombinasi tiga produk berkualitas dari CNI. Yakni CNI Sun Chlorella, CNI Ester-C Plus, dan CNI Marine Organic Calcium Forto.

CNI Sun Chlorella merupakan produk dengan kualitas Jepang yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dari ganggang hijau air tawar Chlorella pyrenoidosa. CGF memiliki peran penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan sel-sel tubuh selama berpuasa agar regenerasi sel tetap berjalan dengan baik.

Adapun CNI Ester-C Plus, ini merupakan suplemen Ester-C pertama di Indonesia yang aman untuk lambung, tinggi antioksidan dan mampu bertahan di dalam tubuh selama 24 jam. Sangat membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh selama seharian berpuasa.

Sedangkan CNI Marine Organic Calcium Forto, merupakan suplemen kalsium dengan bahan dasar dari Coral yang memiliki kandungan Kalsium dan Vitamin D3 dua kali lebih besar daripada MOC biasa. Kebutuhan kalsium selama berpuasa akan terpenuhi dengan produk ini.

Selain menngonsumsi suplemen makanan, menurut Lingke Tirta, penting pula diperhatikan pola makan selama berpuasa. Pola makan yang berubah selama bulan puasa, kerap menjadi pemicu rentannya tubuh pada berbagai gangguan kesehatan.

“Jika semua kebutuhan nutrisi bisa dipenuhi dengan baik, maka tubuh tentu akan fit sepanjang bulan dan bisa menjalankan ibadah puasa secara penuh. Namun sebaliknya, jika pola makan dan juga asupan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik, maka bukan tidak mungkin berbagai gangguan kesehatan akan menjadi halangan untuk berpuasa,” lanjutnya.

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat berpuasa agar tubuh tetap fit.

Pertama, jangan lewatkan mahan sahur, Pilih menu sahur yang tepat dengan memperhatikan asupan nutrisi seimbang yaitu karbohidrat kompleks (beras merah, gandum, oat), serat (kurma, sayuran, buah-buahan) dan protein (telur, keju, daging rendah lemak).

Kedua, penuhi kebutuhan cairan. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari (saat sahur dan berbuka) agar tubuh tetap terhidrasi.

Ketiga, makan secukupnya. Saat berbuka puasa, makanlah secukupnya. Dimulai dari yang ringan terlebih dahulu seperti salad buah, es buah, kurma atau air putih. Selang beberapa jam, barulah makan besar.

Keempat, hindari makanan berminyak. Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda namun sebaiknya makanan ini dihindari karena dapat meningkatkan risiko kenaikan kolesterol.

Kelima kurangi makanan dan minuman yang manis. Banyak orang keliru mengartikan maksud dari berbuka dengan yang manis. Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, perhatikan porsinya. Minuman dan makanan manis yang kita konsumsi secara berlebihan selama bulan puasa justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Keenam, olahraga. Puasa bukan menjadi halangan untuk aktivitas fisik. Kita masih bisa berolahraga selama 30 menit setelah berbuka puasa, seperti jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Ketujuh, tidur yang cukup. Mengantuk selama puasa bukan disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Aturlah pola tidur agar tetap terpenuhi kuantitas dan kualitasnya.

Terakhir, jangan lupa lengkapi kebutuhan nutrisi tubuh dengan konsumsi suplemen kesehatan yang tepat.