Jelang Sidang Gugatan Pemilu di MK, FPI Ajak Semua Kalangan Jaga Persatuan

fpi
Ketua DPC FPI Jakarta Timur, Ustad Ahmad Hilal (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Paska bentrokan 21- 22 Mei 2019 di Jakarta, hingga hari ini para anggota FPI tidak ada yang berniat turun aksi ke jalan ataupun melakukan kegiatan lainnya. Ketua DPC FPI Jakarta Timur, Ustad Ahmad Hilal mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Panglima Besar Islam.

“Ketika aksi (21-22 Mei) kami mengikuti intruksi dewan syuro yang meminta agar anggota FPI tidak mengenakan seragam. Himbauan Indonesia damai juga selalu kami sampaikan, sebab siapapun menginginkan kedamaian tapi jika ada indikasi kecurangan tentu menimbulkan konflik”, ujar Ustad Hilal.

Menjelang proses gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh kubu pasangan capres/cawapres 02, FPI sebagai salah satu ormas pendukung juga berharap agar Allah memberikan jalan dan membuka hati para Hakim MK untuk lebih terbuka dalam menyikapi berbagai masalah yang ada.

Kalaupun ternyata putusan MK nanti tidak sesuai harapan, maka sikap FPI kembali lagi pada intruksi pimpinan pusat FPI. Juga ribuan anggota FPI di DKI Jakarta, dimana pada setiap aksi yang dilakukan selalu mengedepankan kedamaian.

“Kita tunggu instruksi dari atas (Panglima Besar Islam). Kita tidak bisa bertindak gegabah. Tapi kita yakin dengan kuasa Allah semua bisa terjadi,” ungkap Ustad Hilal, pria berdarah Arab-Betawi.

Ustad Hilal juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi kubu 01 dan kubu 02.

“Untuk semua masyarakat terutama anggota FPI, mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mau di pecah belah oleh pihak-pihak yang menginginkan Indonesia menjadi kacau,”  ajak Ustad Hilal.