SD MPK Banyudono adakan Wisuda Tahfidh 2019
SD MPK Banyudono adakan Wisuda Tahfidh 2019

BOYOLALI, MENARA62.COM — Sabtu (1/6/2019) SD Muhammadiyah Program Khusus (MPK) Banyudono, Boyolali menggelar acara Wisuda Tahfiz juz 30. Wisuda bertempat di halaman sekolah ini, diikuti 55 siswa klas 5 dan 6 yang telah lulus setoran hafalan.

Acara dibuka oleh Pimpinan Cabang Banyudono Danto Kris Suwarno, S.Pd. M.M. Dalam sambutanya, ia mengaku senang dengan kegiatan ini untuk menjaga dan mempersiapkan generasi Qurani seperti tema yang telah terpampang.

Acara Dihadiri siswa dan orang wali murid SD MPK Banyudono. Dalam pidato sambutannya, Ustaz Pujiono, Kepala Sekolah SD MPK Banyudono menjelaskan, ini program baru, di mana sampai kelas lima siswa harus hafal juz 30 dan 40 hadits pilihan. Sedangkan kelas 6 nanti, bisa dilanjutkan juz 29 atau surat pilihan.

“Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menyemai generasi pencinta Quran. Selain itu tentunya untuk memacu semangat siswa untuk hafalan dan memotivasi adik adiknya belajar Quran,” ujarnya.

Acara ditutup dengan Tausiyah oleh Ustaz Yusuf Musthofa, S.H. M.H., wakil Ketua PDM Boyolali. Sebelumnya, Yusuf sempat menguji kemampuan siswa dengan melantunkan sebuah ayat, kemudian wisudawan melanjutkan. Semua penggalan ayat dapat dilanjutkan dengan mantap dan cepat oleh wisudawan. Ini tentu membuat hadirin riuh tepuk tangan bangga.

Ustaz Yusuf memberikan tausyiah

Jemaah yang saya banggakan, begitu Yusuf memulai isian. “Kita wajib bangga dengan potensi anak anak anda, maka mari biar tetap terjaga anak kita motivasi untuk melafalkan disaat sedang sholat, tadarus rutin, dan ikut dauarah. Saya pengelola pondok Tahfiz Darul Arqom, monggo liburan besuk putra putri ibu dititipkan ke kami. Untuk menjaga dan melanjutkan hafalan,” ujarnya.

Masih menurut Ustaz Yusuf, anak adalah amanah Allah untuk dididik dengan baik. Anak, menurutnya, jangan sampai jadi fitnah atau malah jadi musuh orang tua. “Biarkan anak kita jadi qura’tayun indah di pandang mata. Dan itu hanya bisa dengan karakter Quran sebagai dasar. Semoga kita termasuk orang orang yang terbaik sebagai amanat Hadis nabi yakni sebaik-baiknya orang adalah yang mempelajari dan mengajarkan Alquran,” ujarnya.