institut stiami
Wakil Walikota Jakpus Irwandi bersama Rektor Institut STIAMI, Ketua Yayasan Ilotama dan sejumlah pejabat yang hadir membuka resmi Festival Jalan Soeprapto, Ahad (30/6/2019)

JAKARTA, MENARA62.COM – Gandeng Pemda DKI Jakarta, Institut STIAMI gelar festival Jalan Soeprapto, yang berlangsung di Jalan Soeprapto, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Ahad (30/6/2019). Festival yang digelar sejak pagi hingga siang hari tersebut diikuti oleh ribuan warga, alumni dan civitas akademika Institut STIAMI.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi saat membuka resmi festival Jalan Soeprapto menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap kegiatan festival Jalan Soeprapto yang diinisiasi oleh Institut STIAMI.

“Ini adalah festival Jalan Soeprapto pertama yang kita gelar. Ke depan kita akan lebih bersinergi dengan Institut STIAMI untuk menggelar festival Jalan Soeprapto seperti halnya festival lain yang sudah ada,” tutur Irwandi.

Bahkan ia berharap ke depan, festival Jalan Soeprapto akan digelar lebih besar dan lebih meriah lagi. Penyelenggaraannya akan dilakukan bersamaan dengan hari car free day, sehingga jumlah masyarakat yang terlibat dan jenis kegiatannya akan jauh lebih banyak. Tidak hanya kalangan civitas akademika dan warga sekitar kampus Institut STIAMI tetapi juga melibatkan sekolah-sekolah, lembaga, maupun suku dinas yang ada.

Senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor 4 Institut STIAMI Hasim Abdullah. Ia berharap festival Jalan Soeprapto dapat menjadi agenda tahunan Pemda DKI Jakarta khususnya Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

stiami
Kemeriahan festival jalan Soeprapto yang diinisiasi Institut STIAMI di jalan Soeprapto, kecamatan Johar Baru, Jakpus

“Kami berharap ini menjadi agenda tahunan Pemda DKI Jakarta sebagai salah satu kegiatan pariwisata,” katanya.

Bagi Hasim, festival Jalan Soeprapto tidak sekedar kegiatan hiburan, ekonomi dan pariwisata. Tetapi ini sekaligus menjadi symbol kerjasama yang baik antara dunia pendidikan dalam hal ini kampus dengan masyarakat.

Sementara itu Ketua Panitia Festival Jalan Soeprapto, Dedy Kusna Utama menjelaskan kegiatan festival Jalan Soeprapto digelar dalam rangka HUT Institut STIAMI ke-36 sekaligus HUT DKI Jakarta ke-492. Itu sebabnya festival yang mengambil tema pendidikan dan kebudayaan tersebut lekat dengan nuansa Betawi.

BACA JUGA:

“Kami ingin bergembira bersama masyarakat untuk merayakan dua momen penting tersebut,” kata Dedy.

Selain itu, kegiatan festival Jalan Soeprapto juga dilakukan sebagai salah satu kontribusi mahasiswa Program Studi Pariwisata Institut STIAMI terhadap masyarakat. Dimana program studi ini mulai dibuka oleh Institut STIAMI sejak tahun 2015.

Festival Jalan Soeprapto dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti panggung gembira, bazaar yang diikuti 60 stand, lomba mewarnai, talkshow, pemberian santunan bagi masyarakat sekitar dan penyerahan beasiswa senilai Rp3,6 miliar untuk kuliah di Institut STIAMI.

stiami
Penyerahan santunan bagi anak-anak dan warga kurang mampu di sekitar kampus Institut STIAMI

Dedy berharap festival Jalan Soeprapto dapat menambah keeratan hubungan kampus Institut STIAMI dengan masyarakat.

Ke depan, tidak hanya festival Jalan Soeprapto yang akan diagendakan secara rutin, Institut STIAMI juga berencana membangun kampung edukasi di kelurahan Johar Baru. Kampung Edukasi akan mengkombinasikan berbagai kegiatan pendidikan seperti entrepreneur, perpajakan, hingga bahasa dan budaya internasional.

“Insya Allah bulan Oktober tahun ini kampung Edukasi sudah siap diluncurkan. Saat ini segala persiapan masih terus kita lakukan,” tutup Dedy.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Institut STIAMI, Ketua yayasan Ilomata, Sekretaris LLDIKTI III, Camat serta Lurah.

stiami
Lomba mewarnai ikon DKI Jakarta dalam rangka HUT Institut STIAMI ke-36 dan HUT Kota Jakarta ke-492 yang digelar ditengah festival Jalan Soeprapto