Studio Tatakan Telur Kalibata

Agak molor. Tapi okelah. Studio webinar baru di Kalibata itu akhirnya terwujud juga.

Mochammad Sokheh, pemilik studio, hari ini berharap saya bisa mengunjungi studionya yang berada di kompleks ruko itu. Sayangnya, saya setengah hari ini kedatangan tamu. Eksekutif belido, local marketplace dari Palembang.

Belido akan mengembangkan unit usaha baru: digital event organizer. Khusus untuk mengelola bisnis online meeting, online training, online seminar dan online medicine di wilayah Sumatera Selatan. Platform webinar menjadi pilihan. Jagaters menjadi partner strategisnya.

Terpaksa untuk kedua kalinya saya menunda singgah ke studio itu. Selasa siang, seusai mengisi seminar online di Kantor Pajak Pratama, di BSD City, saya janji singgah di studio itu.

Beruntung saya sempat mengirimkan konfigurasi set up hardware webinar untuk studio tersebut. Menjelang magrib, sistem webinarnya sudah terpasang. Tinggal menyempurnakan akustiknya.

Saya sarankan menggunakan peredam suara yang berbahan bubur kertas. Bahan bakunya banyak. Sudah jadi. Tinggal pasang. Gratis pula.

‘’Apa itu?’’ tanya Sokheh.

‘’Tatakan telur,’’ jawab saya.

Pak Sokheh nyengir mendengar jawaban saya. Sepertinya ia menganggap jawaban saya hanya bercanda. ‘’Memang bisa?’’ tanyanya.

Tatakan telur berbahan kertas termasuk material peredam suara yang bagus. Apalagi hanya untuk studio webinar. Yang tidak ada musiknya. Saya sudah menggunakan material itu untuk peredam di banyak studio TV lokal di Indonesia. Hasilnya cukup memuaskan.

Sayangnya tatakan telur memiliki visual yang kurang menarik. Tapi itu mudah diatasi. Setelah dipasang, tatakan itu ditutup dengan kain yang netral. Misalnya, kain warna hitam. Beres.

Rencananya, dari studio itu Pak Sokheh akan membuat sekolah online, khusus bidang konsultan sipil dan arsitektur. Bidang ini sudah digelutinya selama 20 tahun. Sudah menghasilkan 2.000 alumni.

Bekerjasama dengan Sekolah Wira dan Jagaters sebagai penyedia webinar, Pak Sokheh ingin memberi kesempatan kepada para insinyur muda di luar kota dan luar Jawa agar bisa mengikuti pendidikan jarak jauh. ‘’Selama ini semua peserta harus ke Jakarta karena offline,’’ terangnya.

Selamat bergabung dengan kelas baru Sekolah Wira.