Mahasiswa Public Relations FISIP UHAMKA Gelar Summer Study Reaction Goes to Tidung 2019

uhamka
Mahasiswa Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) berfoto bersama di sela Summer Study Reaction Goes To Tidung 2019

JAKARTA, MENARA62.COM – Mahasiswa Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) menyelenggarakan Summer Study Reaction Goes To Tidung 2019. Kegiatan rutin tahunan tersebut berlangsung selama dua hari yakni 8-9 Juli 2019.

Kegiatan yang diikuti oleh 98 peserta tersebut berupa penyuluhan mengenai public speaking serta bakti sosial ke RPTRA Tidung Ceria. Acara ini dibuka oleh Dosen pengampu Protokoler dan Public Speaking Nurlina Rahman, M.Si.

Dalam sambutannya Nurlina menyampaikan harapannya agar kunjungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Pulau Tidung

“Apa yang dilakukan mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat di tempat” ungkap Nurlina, Rabu (10/7/2019).

Ketua Karang Taruna Pulau Tidung Asruri menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pemuda setempat agar dapat mengimpementasikan public speaking. Terutama saat mereka melaksanakan kegiatan pemuda yang mengharuskan untuk melakukan public speaking ke pengunjung, komunikasi efektif kepada calon wisatawan dan bagaimana komunikasi dengab instansi-instansi terkait.

uhamka
Mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan Summer Study Reaction Goes To Tidung 2019

Asruri juga menyampaikan bahwa Pulau Tidung termasuk ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Pulau Tidung termasuk salah satu wisata di kepulauan seribu yang masuk ke dalam KSPN, saat wisata ke Pulau Tidung tidak hanya sekedar berwisata tetapi juga dapat belajar seperti menanam bakau” ungkap Asruri.

Sahrudin Kepala Seksi Pemerintahan Pulau Tidung mengatakan untuk setiap datang ke tempat wisata bukan hanya untuk berwisata tetapi juga bersilaturahmi karena dengan silaturahmi akan mendapatkan dua manfaat yakni dipanjangkan umurnya dan dimurahkan rezekinya.

Ia juga menyampaikan mengenai penanaman mangrove yang terletak di Pulau Tidung Kecil.

Sejak 2009 Pulau Tidung sudah ditetapkan sebagai salah satu ekowisata. Pulau Tidung sendiri memiliki luas 50 Hektar. Di Pulau Tidung terdapat beberapa spot pariwisata seperti Jembatan Cinta, Dermaga Cinta, Gembok Cinta, Saung Cemara Kasih, Banana Boat, Saung Sunset, dan masih banyak lainnya.

Pulau Tidung merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki banyak pengunjung, hal ini dapat terlihat pada jumlah pengujung di hari biasa bisa mencapai 400 – 500 pengunjung serta pada hari libur bisa mencapai 1000 – 4000 pengunjung.

uhamka
Penyuluhan public speaking dan diskusi berkelompok yang diikuti oleh karang taruna Pulau Tidung

Kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan penyuluhan public speaking di RPTRA Tidung Ceria. Menurut ketua RPTRA Tidung Ceria, Maysyaroh buku di RTPTRA ini masih kurang untuk anak-anak.

“Buku disini memang sangat kurang untuk anak-anak yang membaca di RPTRA” ungkap Maysyaroh.

Dalam bakti sosial ini Mahasiswa Public Relations prodi Ilmu Komunikasi Fisip UHAMKA memberikan 200 buku bacaan untuk anak-anak yang meliputi buku dongeng, komik edukasi, buku pelajaran, serta puzzle.

Selain bakti sosial di adakan juga penyuluhan public speaking dan diskusi berkelompok yang diikuti oleh karang taruna Pulau Tidung.Penyuluhan ini di fasilitatori oleh mahasiswa Public Relations UHAMKA.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan public speaking oleh Nurlina Rahman, M.Si.

Di hari kedua mahasiswa melakukan kegiatan penanaman bakau. Ada ratusan bibit bakau atau Rhizophora yang di tanam langsung oleh mahasiswa didampingi dawi dinas pemerintah setempat di Pulau Tidung Kecil.

Ketua panitia Kurniawan mengatakan kegiatan menanam bakau ini merupakan upaya mahasiswa membantu program pemerintah dalam melestarikan hutan bakau dan mencegah abrasi serta melindungi kekayaan alam Indonesia.

“Rangkaian kegiatan selama dua hari ini menjadi langkah awal bagi kegiatan kami berikutnya,” kata Kurniawan.