MDMC Berpartisipasi dalam Ekspedisi Destana Tsunami

MDMC Destana at 22.00.19
peta destana tsunami

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyatakan partisipasi dalam kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami 2019 yang dilaksanakan pada 12 Juli hingga 17 Agustus 2019. Kegiatan Ekpedisi Destana Tsunami ini  diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dengan menyusuri beberapa daerah di sepanjang pantai selatan Jawa dari Jawa Timur hingga Banten yang berpotensi tsunami.

MDMC sebagai lembaga di bawah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kata Budi Santoso, Koordinator Divisi Pengurangan Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan (PRBK) MDMC PP Muhammadiyah, memiliki mandat untuk mengkoordinasikan bencana.

“Kita turut berpartisipasi dalam ekspedisi destana tsunami ini,” kata Budi dalam siaran persnya, Jumat (12/7/2019).

Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana Tsunami di Indonesia”.

Pada ekspedisi ini, lanjut Budi, MDMC turut serta meningkatkan kesiapsiagaan desa dan masyarakat dari ancaman tsunami. Berdasarkan kajian risiko bencana Indonesia, ada 5.744 desa atau kelurahan yang berada di daerah rawan tsunami.

“Dan di antara desa tersebut terdapat amal usaha Muhammadiyah sehingga dibutuhkan peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah berpotensi bencana. Selain itu, MDMC juga turut berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan upaya kesiapsiagaan di tingkat daerah dan wilayah,” jelas Budi.

Di sepanjang titik pelaksanaan Ekspedisi Destana Tsunami, MDMC memfokuskan di 33 titik lokasi dalam keseluruhan segmen dari Jawa Timur hingga Banten. Dalam hal ini MDMC melalui MDMC daerah dan wilayah akan mengadakan kegiatan untuk mendukung Ekspedisi Destana Tsunami. Partisipasi MDMC sebagai bentuk bahwa masyarakat perlu mendapatkan peningkatan kapasitas dan upaya kesiapsiagaan menuju masyarakat tangguh bencana.

MDMC akan memberikan pengetahuan dan informasi terkait gempa bumi dan tsunami bagi masyarakat desa di sekitar pantai, amal usaha di bidang pendidikan, dan kesehatan. MDMC juga mengkoordinasikan relawan di daerah  untuk terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini melalui sosialisasi kesiapsiagaan pada masyarakat, termasuk sosialisasi Fikih Bencana dan simulasi sekolah aman bencana. (MDMC/Azza)

Ilustrasi