Wakil Sekjen Yayasan Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet Jakarta Selatan, Rustam Amiruddin, Msi
Wakil Sekjen Yayasan Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet Jakarta Selatan, Rustam Amiruddin, Msi (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Wakil Sekjen Yayasan Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet Jakarta Selatan, Rustam Amiruddin, Msi mengajak semua elemen masyarakat terutama pendukung fanatik Capres 01 dan 02 untuk mengedepankan merah putih dan menjunjung tinggi kepentingan NKRI. Berakhirnya Pemilu dan dilanjutkan dengan pertemuan Capres Jokowi dan Capres Prabowo belum lama ini semestinya mampu menjadi sinyal bahwa NKRI jauh lebih penting dibanding konstelasi politik.

“Mari sambut ajakan Pak Prabowo untuk mengakhiri istilah cebong dan kampret. Pemilu sudah selesai dan NKRI memanggil kita semua,” kata Rustam.

Menurutnya politik adalah seni dan sangat dinamis. Kita semua harus bisa menempatkan melalui pemahaman ideology yang benar. Sebab dalam politik tidak ada kawan atau lawan abadi. Justeru yang ada adalah kepentingan.

Bagi Rustam bersedianya Prabowo untuk bertemu dengan Jokowi, itu karena Prabowo melihat kepentingan Negara jauh lebih penting. Sebagai seorang negarawan, tentu Prabowo harus bisa memilah masalah dan menempatkan sesuai situasi dan kondisi.

Menurutnya rekonsiliasi bukan berarti kubu Prabowo menerima jatah menteri dan lain-lain. Pertemuan dua tokoh nasional tersebut hanya sekedar silaturahmi biasa untuk meredam situasi yang selama ini memanas.

“Kita melihat statement Pak Prabowo bagaimana tidak ada lagi kecebong dan kampret beliau adalah Merah Putih, yang ada adalah NKRI,” jelas Rustam.

Pertemuan Prabowo dengan Jokowi diakui memang melukai perasaan sebagian pendukung 02. Tetapi Rustam yakin Prabowo akan menjelaskan perihal rekonsiliasi tersebut kepada pendukungnya.

Tudingan bahwa rekonsiliasi berarti Prabowo dan Gerindra akan menerima jatah menteri, Rustam tidak melihat indikasi ke arah sana.

“Kami mengenal Pak Prabowo itu sudah sangat lama dan beliau berjuang untuk NKRI tidak hanya sekarang,tapi sebelum-sebelumnya juga sudah. Beliau mempertaruhkan nyawanya untuk NKRI. Jadi  menurut saya kita percayakan saja kepada beliau. Beliau yang memahami ini. Dan mungkin dalam waktu dekat beliau akan menjelaskan ini kepada seluruh pendukungnya,” tukas Rustam.