donor
Peserta aksi donor darah Bank ASB berfoto bersama.

SEMARANG, MENARA62.COM – Manajemen Bank Artha Surya Barokah (ASB) gelar aksi donor darah dalam rangka menyambut hari jadinya, Rabu (16/7/2019. Aksi donor darah  berlangsung di 2 gedung bank milik Muhammadiyah Jateng tersebut.

Hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Drs.H.  Tafsir, MAg, Direktur Lazismu Jateng, Alwi Mashuri. Mereka juga ikut mendonorkan darahnya bagi kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut Tafsir menyampaikan bahwa kegiatan donor darah adalah bagian dari ta’awun (memberi) untuk negeri.

“Kebiasaan ini sangat baik dilaksanakan di lingkungan Muhammadiyah seperti yang dilakukan oleh BPRS Artha Surya Barokah dalam rangkaian acara menyambut ultahnya ini,” tutur Tafsir.

Donor darah diikuti oleh segenap pimpinan dan karyawan bank ASB, PWM Jawa Tengah beserta jajarannya, termasuk Lazismu Jateng dan Lazismu Kota Semarang.

lazismu
Aksi donor darah yang digelar manajemen Bank Artha Surya Barokah (ASB)

Direktur Lazismu Jateng, Alwi Mashuri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan donor darah untuk kemanusiaan tersebut. Menurutnya program kemanusiaan adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Lazismu.

Untuk itu ia menyampaikan bahwa setiap ada kegiatan persyarikatan terkait kemanusiaan Lazismu Jateng siap bekerjasama sinergis yang saling menguntungkan.

Pelaksanaan donor darah ditangani langsung oleh dokter dan tim medis yang berkompeten dari PMI kota Semarang. Tercatat ada 50 orang pendaftar yang ikut dalam aksi donor darah.

Namun tidak semua pendaftar berakhir dengan pengambilan darah, hanya 24 orang yang memenuhi syarat dan diambil darahnya.

Dokter Meila, tim medis PMI menyebutkan faktor utama penyebab tidak bisa di ambil darahnya adalah karena kandungan hemoglobin (Hb) darah berada di luar standar yang ditentukan, yaitu  antara 11 – 17. Hemoglobin adalah protein dengan kandungan zat besi yang ditemukan di dalam sel darah merah.

Faktor kedua adalah tekanan darah, yaitu ukuran seberapa kuatnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Pada kondisi normal, tekanan darah orang dewasa sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Angka 120 dan 90 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 dan 60 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi, atau kerap disebut tekanan diastolic.

Sedangkan faktor ketiga adalah Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah rasio perbandingan berat badan terhadap tinggi badan. Angka tersebut  menjadi penilaian standar untuk menentukan apakah berat badan tergolong normal, kurang, atau berlebihan / obesitas.

“Minimal tiga faktor dominan tersebut yang harus dipersiapkan oleh calon donator darah, agar keinginan menolong sesama bisa tercapai. Dengan kata lain calon pendonor harus  menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan ideal,” paparnya.

Beberapa tips yang harus diperhatian oleh calon pendonor antara lain tubuh harus fit, tidak merasa sakit atau sedang sakit, makan minum sebelum melakukan donor, keadaan perut tidak boleh kosong, hindari minum obat sebelum donor, hindari junk food atau makanan cepat saji dan berlemak untuk menjaga gula darah stabil. perbanyak makan sayur, dan tidur yang cukup, minimal 6 jam sebelum donor. (hasan)