gempa
Warga berdiri dipuing-puing rumah yang ambruk akibat gempa Banten berkekuatan M 6,9. (ist/antara)

JAKARTA, MENARA62.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 yang mengguncang Banten pada Jumat malam (2/8) mengakibatkan lima warga meninggal dunia. Korban tersebut ditemukan pada tiga kabupaten di Banten yakni Pandeglang, Lebak dan Sukabumi.

“Sampai saat ini, lima warga dilaporkan meninggal dunia akibat gempa Jumat malam,” jelas Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dikutip dari Antara, Sabtu (3/8/2019).

Adapun warga yang meninggal dari Kabupaten Pandeglang adalah Sa’in (40), warga Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur. Sain meninggal akibat panik saat sedang berada di kebun.

Korban dari Kabupaten Lebak berjumlah dua orang, yaitu Rasinah (48) dan Salam (95). Rasinah meninggal akibat serangan jantung karena kaget meskipun sudah sempat lari keluar rumah. Dia tidak sadarkan diri dan diketahui sudah meninggal.

Sedangkan Salam, warga Kampung Bayah, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, meninggal ketika sudah mengungsi di tempat yang aman.

Dari Kabupaten Sukabumi, korban meninggal dunia juga berjumlah dua orang, yaitu Ajay (58) dan Ruyani (35). Ajay, warga Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, meninggal akibat terpeleset saat mengungsi di rumah kerabatnya.

Sedangkan Ruyani, warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, meninggal akibat serangan jantung ketika terjadi gempa susulan.