Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Juarai Ajang Krenova 2019 Surakarta
Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Juarai Ajang Krenova 2019 Surakarta

SOLO, MENARA62.COM — Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Juarai Ajang Krenova 2019 Surakarta. Siapa yang menyangka, biji jali yang biasa kita kenal sebagai bahan pembuatan aksesoris ternyata bisa diolah menjadi bahan pangan yang bergizi tinggi.

Reyhan Aryo Elka Putra, salah satu anggota yang tergabung dalam ekskul KIR SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Surakarta, berhasil mengubah biji jali menjadi sumber pangan yang kaya akan gizi. Ia mengolah biji jali menjadi Liwet Jali Rempah.

Hal ini berawal dari keprihatinan Reyhan tentang sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan beras sebagai bahan pokok pangan. Padahal, jaman dulu biji jali pernah menjadi salah satu sumber alternatif pangan. Namun, kini biji jali hanya tinggal kenangan. Pasalnya, orang zaman sekarang nyaris tidak mengenal bahkan tidak lagi mengonsumsi biji-bijian berwarna putih tersebut.

Padahal, manfaat Biji Jali jika dikonsumsi sangatlah bagus. Pasalnya, biji Jali mempunyai kandungan gizi yang sangat bagus untuk tubuh, mulai dari melancarkan buang air besar hingga jadi obat tradisional kanker.

Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Juarai Ajang Krenova 2019 Surakarta
Siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Juarai Ajang Krenova 2019 Surakarta

“Biji Jali ini sangat bagus apabila dikonsumsi bagi penderita diabetes karena dapat mengontrol gula darah, di China, Jali disebut sebagai China Pearl White dan biasa dipakai sebagai obat tradisional untuk kanker,” ujar Reyhan.

Selain itu, Biji Jali mengandung prebiotik, beta-sitosterol yang bagus untuk mengendalikan kolesterol gula darah tubuh.

“Saya mengolah Biji Jali menjadi olahan semacam nasi liwet untuk memperkenalkan jali ke masyarakat, ada sumber karbohidrat pengganti nasi yang tentunya kandungan gizinya lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap, melalui Jali Liwet Rempah ini nantinya akan dikembangkan lagi. “Tentunya dapat berguna bagi masyarakat luas,” katanya.

Inovasi biji jali ini mengantarkan Reyhan memenangkan lomba kreativitas dan inovasi dalam ajang Krenova kategori Pelajar 2019.